Kolaborasi Mahasiswa KKN MB Posko 03 dan Santri TPQ-MDA-RA Warnai Karnaval di Cepokomulyo

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Agu 2025 19:22 12 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Moderasi Beragama (MB) Posko 03 UIN Walisongo Semarang turut serta memeriahkan karnaval yang diselenggarakan oleh TPQ, MDA, dan Roudlotul Athfal (RA) di Desa Cepokomulyo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, pada Senin (25/08/2025).

Karnaval ini digelar dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan berlangsung pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, dengan rute jalan sehat mengelilingi Desa Cepokomulyo.

Baca juga:  Achmad Ru’yat Minta Pemerintah Optimalkan BPOM, Bukan Bentuk Lembaga Baru Sertifikasi Pangan

Karnaval diikuti oleh puluhan santri TPQ, siswa RA, warga desa, serta mahasiswa KKN MB Posko 03 yang ikut mendampingi dan memeriahkan jalannya acara.

karnaval

Tujuan dari karnaval ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga melalui perayaan HUT RI dan kegiatan keagamaan Maulid Nabi.

Peserta karnaval berjalan bersama mengelilingi desa dengan penuh semangat dan keceriaan. Acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize serta hadiah bagi pemenang lomba yang sebelumnya telah diselenggarakan dalam rangkaian perayaan kemerdekaan.

Baca juga:  Malam Penuh Haru: KKN Posko 73 UIN Walisongo Semarang Tutup Masa Pengabdian di Karangduren

Salah satu mahasiswa KKN MB Posko 03 menyampaikan, “Kami sangat senang bisa ikut serta dalam karnaval ini. Selain menjadi sarana kebersamaan dengan masyarakat, acara ini juga memperkuat semangat nasionalisme dan religiusitas di desa,” ujarnya.

Panitia penyelenggara dari TPQ pun memberikan apresiasi.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah ikut mendukung kegiatan ini. Kehadiran mereka menambah semarak dan semangat bagi anak-anak serta warga yang mengikuti karnaval,” tutur salah satu panitia TPQ.

Acara ditutup dengan penuh keceriaan dan harapan agar tradisi karnaval semacam ini dapat terus dilestarikan sebagai wujud syukur atas kemerdekaan sekaligus momentum memperingati Maulid Nabi.

Baca juga:  Sempat Diragukan dan Dibully, Rendi Buktikan Diri Hingga Mewakili Bali di Ajang Nasional

 

Kharina Ameilia Alfiyana  (Tim KKN MB Posko 03 UIN Walisongo Semarang)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA