Jatengvox.com – Semangat demokrasi di tingkat lingkungan kembali terlihat melalui pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 11 yang berlangsung di Perumnas Bukit Leyangan Damai, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Pemilihan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Kegiatan pemilihan ketua RW diselenggarakan di balai pertemuan warga RW 11 dan dihadiri oleh pengurus RT, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga yang memiliki hak suara.

Selain itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) Semarang Kelompok 9 Desa Leyangan turut hadir sebagai bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung terselenggaranya proses demokrasi di tingkat lingkungan.
Pemilihan ketua RW ini dilaksanakan sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan sekaligus untuk memastikan keberlanjutan program pembangunan dan pelayanan masyarakat di lingkungan RW 11.
Ketua RW memiliki peran strategis sebagai penghubung antara warga dengan pemerintah desa, sekaligus menjadi motor penggerak berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, serta pembangunan lingkungan.
Proses pemilihan berlangsung secara tertib dan transparan. Panitia pemilihan yang terdiri dari perwakilan warga dan pengurus RT terlebih dahulu membuka kegiatan dengan penjelasan mengenai tata tertib pemungutan suara.
Setelah itu, warga yang hadir melakukan pencoblosan secara bergantian sesuai dengan daftar hadir yang telah disiapkan oleh panitia.
Antusiasme warga terlihat dari tingkat kehadiran yang cukup tinggi dalam kegiatan tersebut.
Warga menyadari bahwa pemilihan ketua RW merupakan kesempatan bagi mereka untuk menentukan pemimpin lingkungan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif serta memperkuat solidaritas masyarakat.
Selain menjadi ajang demokrasi di tingkat lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga.
Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program yang dapat dikembangkan di lingkungan RW 11, seperti kegiatan kebersihan lingkungan, keamanan wilayah, hingga pemberdayaan masyarakat.
Kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat di tingkat desa.
Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga turut membantu kelancaran kegiatan, mulai dari membantu panitia dalam pengaturan administrasi hingga mendokumentasikan jalannya kegiatan.
Koordinator Desa mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 9 Desa Leyangan, Ahmad Musthofa, menyampaikan bahwa kegiatan pemilihan ketua RW merupakan bagian penting dalam membangun partisipasi masyarakat.
Ia menilai bahwa keterlibatan warga dalam menentukan pemimpin lingkungan menjadi wujud nyata praktik demokrasi yang dimulai dari tingkat paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pemilihan ketua RW ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Kami sebagai mahasiswa KKN merasa senang dapat ikut menyaksikan sekaligus membantu proses kegiatan ini. Semoga kepemimpinan yang terpilih nantinya mampu membawa RW 11 menjadi lingkungan yang semakin maju, tertib, dan harmonis,” ujar Ahmad Musthofa.
Menurutnya, kegiatan semacam ini juga memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa mengenai bagaimana dinamika sosial dan proses pengambilan keputusan berlangsung di tengah masyarakat.
Hal tersebut menjadi bagian penting dari proses pengabdian sekaligus penerapan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat yang juga menjabat sebagai Ketua RT 2 di kawasan RW 11, Bapak Tugino, menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi warga yang hadir dalam pemilihan tersebut.
Ia menilai bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif.
“Alhamdulillah kegiatan pemilihan ketua RW dapat berlangsung dengan lancar dan tertib. Kami sangat mengapresiasi warga yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menggunakan hak suaranya. Semoga ketua RW yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu bekerja sama dengan seluruh pengurus RT dan masyarakat,” ungkap Tugino.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pengurus lingkungan, pemerintah desa, serta masyarakat sangat diperlukan dalam menjalankan berbagai program pembangunan di tingkat wilayah.
Dengan adanya kepemimpinan yang solid, diharapkan berbagai kegiatan kemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
Melalui pelaksanaan pemilihan ketua RW ini, masyarakat RW 11 Perumnas Bukit Leyangan Damai menunjukkan bahwa nilai-nilai demokrasi, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial masih terjaga dengan baik.
Partisipasi warga dalam menentukan pemimpin lingkungan menjadi bukti bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh nyata bahwa proses demokrasi dapat tumbuh dan berkembang mulai dari lingkungan terkecil, yaitu masyarakat di tingkat rukun warga.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk mahasiswa KKN yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, diharapkan RW 11 Desa Leyangan dapat terus berkembang menjadi lingkungan yang semakin maju, tertib, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Editor : Murni A














