Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Kabupaten Pekalongan diminta untuk tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, meskipun saat ini daerah tersebut sedang menghadapi dinamika dalam pemerintahan.

Pesan itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah setempat.

Arahan tersebut disampaikan Luthfi dalam pertemuan bersama aparatur Pemerintah Kabupaten Pekalongan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, kondisi apa pun yang terjadi di internal pemerintahan tidak boleh sampai berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Luthfi menekankan pentingnya menjaga stabilitas jalannya pemerintahan daerah.

Ia meminta seluruh perangkat daerah tetap fokus pada tugas utama, yakni memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada warga.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T TIM 5 UNDIP Dorong Penerapan Safety Briefing pada Pementasan Barongan New Putro Budoyo

“Jaga stabilitas pemerintahan, dan pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, meskipun saat ini terdapat dinamika yang sedang dihadapi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan yang nyata dan cepat. Karena itu, pemerintah daerah diminta meningkatkan kecepatan dalam merespons berbagai aduan yang disampaikan masyarakat.

Menurut Luthfi, setiap laporan atau keluhan warga harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan ketidakpuasan di tengah masyarakat.

“Kecepatan respon terhadap aduan masyarakat harus ditingkatkan, agar tidak ada komplain publik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga menyinggung perubahan kepemimpinan sementara di Kabupaten Pekalongan. Saat ini, Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) bupati.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 Ikuti Kegiatan Pasar Kuliner Minggu Pon di Embung Sebligo Lerep

Penunjukan itu tertuang dalam surat penugasan dari gubernur tertanggal 5 Maret 2026. Penugasan diberikan setelah Bupati Pekalongan saat ini sedang menjalani masa penahanan.

Luthfi meminta Sukirman untuk memimpin pemerintahan secara profesional dan memastikan tidak ada perbedaan perlakuan terhadap siapa pun dalam menjalankan kebijakan pemerintahan.

“Saya titip pada Pak Kirman sebagai Plt Bupati, tidak ada siapapun yang dibeda-bedakan, ini orang siapa ini orang siapa. Kita harus berbuat sama, yang penting dia harus profesional dan jelas,” kata Luthfi.

Pesan tersebut terutama berkaitan dengan kebijakan strategis di bidang organisasi perangkat daerah, pengelolaan kepegawaian, serta pengaturan anggaran daerah.

Baca juga:  Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Dukung Tradisi Susuk Wangan di Sendang Kali Ngerancah Dusun Jurang Belik Desa Mlilir

Selain memastikan pelayanan publik berjalan optimal, Luthfi juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga terkait menjadi kunci untuk menjaga situasi tetap kondusif di tengah dinamika yang ada.

Dengan koordinasi yang baik, stabilitas pemerintahan serta keamanan wilayah di Kabupaten Pekalongan diharapkan tetap terjaga, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal tanpa gangguan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:03 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:03 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:03 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:03 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:03 WIB

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru