Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semakin serius menjadikan sampah sebagai sumber energi alternatif. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong percepatan pemanfaatan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai solusi konkret mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung transisi energi bersih.

Dorongan tersebut disampaikan Taj Yasin saat menerima audiensi jajaran direksi PT Semen Gresik di Kantor Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (23/2/2026).

Ia menegaskan, pengelolaan sampah kini bukan lagi isu pinggiran, melainkan agenda strategis nasional yang juga menjadi perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RDF merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah, terutama sampah kering yang memiliki nilai kalor tinggi.

Baca juga:  Koperasi Merah Putih Gedawang Tak Disangka Raup Rp48 Juta dalam Waktu Singkat

Di tengah semakin terbatasnya lahan tempat pembuangan akhir (TPA) dan meningkatnya volume sampah perkotaan, teknologi ini dinilai mampu menjadi jawaban atas dua persoalan sekaligus: lingkungan dan energi.

Menurut Taj Yasin, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Peran industri sangat penting, terutama sebagai offtaker atau penyerap RDF yang telah diolah oleh kabupaten/kota.

“Kalau pengolahan di hulu sudah berjalan, tetapi tidak ada kepastian penyerapan di hilir, maka ekosistemnya tidak akan terbentuk,” kira-kira demikian pesan yang ingin ditekankan.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor industri dapat mempercepat terbentuknya rantai pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca juga:  UMP, UMK, hingga Upah Sektoral Jawa Tengah 2026 Ditetapkan Serentak 24 Desember

Apalagi, Jawa Tengah memiliki jumlah penduduk besar dengan produksi sampah harian yang juga tinggi.

Menanggapi dorongan tersebut, Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana, memastikan pihaknya tengah mempercepat kesiapan infrastruktur untuk menyerap RDF sebagai substitusi bahan bakar fosil dalam proses produksi semen.

Saat ini, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan enam kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kabupaten Rembang menjadi proyek percontohan yang dinilai paling progresif.

Jika tidak ada kendala, produksi RDF di Rembang ditargetkan mulai berjalan pada April 2026. Sementara distribusi ke pasar diproyeksikan dimulai awal 2027.

Baca juga:  Jawa Tengah Siapkan Roadmap Baru untuk Akselerasi Pengelolaan Sampah

Secara teknis, kata Gatot, perusahaan sudah siap. Namun tantangan terbesar justru berada pada tahap sinkronisasi antara kesiapan industri dan pemerintah daerah, terutama dalam memastikan kualitas RDF memenuhi standar industri.

“Standarnya harus konsisten, mulai dari kadar air, nilai kalor, hingga proses pemilahannya. Ini yang perlu benar-benar disiapkan bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Gatot menegaskan bahwa pemanfaatan RDF bukan sekadar upaya memenuhi target administratif atau program jangka pendek.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menurunkan emisi karbon dan mendukung agenda dekarbonisasi industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD
Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Diskomdigi Jateng Gandeng FISIP Undip, Kolaborasi Kampus–Pemprov Diperkuat untuk Gaungkan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:32 WIB

Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Berita Terbaru