Ubah Limbah Jadi Berkah, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 27 Sulap Cangkang Telur Jadi Pupuk Organik Cair

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 27 melakukan inovasi kreatif guna membantu masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga.

Bertempat di desa lokasi KKN, mereka menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang berbahan dasar cangkang telur (9/2/2026)

Inovasi ini lahir dari pengamatan mahasiswa terhadap banyaknya limbah cangkang telur dari dapur warga maupun pedagang makanan yang terbuang sia-sia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, secara ilmiah, cangkang telur memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi yang dibutuhkan oleh tanaman.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Buat Reflektor Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan Warga di Desa Watuagung

Ketua Kelompok 27 KKN UPGRIS menjelaskan bahwa cangkang telur mengandung kalsium karbonat yang dapat memperkuat batang tanaman dan mencegah kerontokan bunga maupun buah.

“Banyak warga yang belum tahu kalau cangkang telur bisa jadi pupuk berkualitas. Kami ingin mengedukasi bahwa sampah dapur jika diolah dengan benar bisa memiliki nilai guna dan ekonomi,” ujar Koordinator KKN, Dola Mareta.

Dalam demonstrasi yang dilakukan bersama ibu-ibu PKK dan warga setempat, mahasiswa membagikan langkah-langkah mudah pembuatan POC:

Pembersihan: Cangkang telur dicuci bersih dan dikeringkan.

Baca juga:  Bansos PKH dan BPNT 2025 Tahap Juli–September Sudah Cair, Ini Cara Cek Nama Penerima

Penghalusan: Cangkang telur ditumbuk hingga menjadi bubuk halus.

Fermentasi: Bubuk tersebut dicampur dengan air cucian beras dan larutan dekomposer (seperti EM4) serta molase atau gula jawa sebagai asupan bakteri.

Pematangan: Larutan didiamkan dalam wadah tertutup selama 1-2 minggu agar proses fermentasi maksimal.

Warga menyambut antusias program ini. Salah satu warga mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang memiliki hobi berkebun di lahan sempit (urban farming).

“Biasanya cuma dibuang ke tempat sampah, sekarang jadi tahu kalau bisa dipakai untuk menyuburkan tanaman cabai dan hias di depan rumah,” ungkapnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelurahan Susukan Resmi Ditarik, Kegiatan Berakhir dengan Penuh Kehangatan

Dengan adanya program ini, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 27 berharap masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pupuk secara organik, sekaligus mengurangi beban sampah di lingkungan sekitar.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perkuat Kapasitas dan Kelancaran Lalu Lintas, Pelebaran Ruas Surabaya–Gempol Tingkatkan Kenyamanan Perjalanan di Koridor Trans Jawa
Kejar Target ROA 7,6% di 2029, PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset
Ekspansi ke Pasar Jepang, SUCOFINDO Perkuat Rantai Pasok Biomassa Berkelanjutan
Pendidikan PPO Logistik BRI Region 6 Sukses Digelar, Peserta Antusias Ikuti Seluruh Rangkaian Kegiatan
Waspada Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak Melemah Sementara
Pengajian Rutin Jumat di BRI Region 6 Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehangatan
Jenderal Lucky Avianto Turun Gunung Hancurkan Ladang Ganja Di Pedalaman Rimba, Paska ‘Dilegalkan’ OPM Papua
BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

Perkuat Kapasitas dan Kelancaran Lalu Lintas, Pelebaran Ruas Surabaya–Gempol Tingkatkan Kenyamanan Perjalanan di Koridor Trans Jawa

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

Kejar Target ROA 7,6% di 2029, PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset

Jumat, 17 April 2026 - 12:03 WIB

Ekspansi ke Pasar Jepang, SUCOFINDO Perkuat Rantai Pasok Biomassa Berkelanjutan

Jumat, 17 April 2026 - 11:03 WIB

Pendidikan PPO Logistik BRI Region 6 Sukses Digelar, Peserta Antusias Ikuti Seluruh Rangkaian Kegiatan

Jumat, 17 April 2026 - 11:03 WIB

Waspada Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak Melemah Sementara

Berita Terbaru