Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Tanah Bergerak

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bencana tanah bergerak yang melanda wilayah Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu menyisakan dampak serius bagi warga, termasuk lembaga pendidikan keagamaan.

Salah satu yang terdampak adalah Pondok Pesantren Al Adalah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara. Untuk membantu pemulihan aktivitas pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan senilai total Rp350 juta, lengkap dengan Al-Qur’an dan kurma bagi para santri.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Agama, Romo Syafi’i, kepada pengasuh Pondok Pesantren Al Adalah, M. Tasrifin Salim, pada Senin (16/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyaluran ini menjadi bagian dari program Kemenag Peduli yang secara khusus difokuskan untuk membantu lembaga pendidikan keagamaan terdampak bencana.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 32 Gelar Sosialisasi Pembuatan Bubur Lelor sebagai MP-ASI Bergizi Untuk Tumbuh Kembang Anak di Dusun Krajan

Total bantuan yang diberikan mencapai Rp350 juta. Rinciannya, Rp250 juta berasal dari program Kemenag Peduli dan Rp100 juta dari Direktorat Jenderal Pendidikan Pesantren.

Selain bantuan dana, Kemenag juga menyerahkan 72 eksemplar Al-Qur’an serta 102 kilogram kurma untuk kebutuhan para santri.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sarana dan prasarana pesantren yang terdampak, sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

Dalam sambutannya, Romo Syafi’i menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya berhenti pada aspek fisik bangunan semata.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pendidikan dan kualitas pengajaran di pesantren.

Baca juga:  Bawaslu Gandeng UNAS untuk Perkuat Literasi Data dalam Pengawasan Pemilu

“Bukan hanya soal material, tetapi juga pengajaran dan kelengkapan pendidikan lainnya. Karena itu koordinasi harus terus dilakukan agar pesantren bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga meminta pengelola pesantren untuk terus berkoordinasi dengan jajaran Kementerian Agama di daerah, mulai dari Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota hingga Kantor Wilayah.

Menurutnya, komunikasi yang intens akan mempercepat pemulihan dan pengembangan pesantren ke depan.

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Bupati Tegal Ischak Maulana, Kepala BNPB, Wakil Menteri Pariwisata, serta beberapa anggota DPR RI.

Baca juga:  Anak-Anak TK Kuncup Mekar Antusias Ikuti Kegiatan Karya Alam Si Kecil Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo

Kehadiran para pejabat ini menjadi simbol dukungan bersama terhadap pemulihan pesantren dan masyarakat sekitar.

Romo Syafi’i mengapresiasi kekompakan pemerintah daerah dan aparat yang selama ini mendampingi proses pemulihan.

Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat perbaikan, baik infrastruktur maupun kualitas pendidikan.

“Kalau kompak, semua bisa dilakukan untuk kebaikan. Tinggal eksekusi, perbaikan, dan peningkatan. Insyaallah pesantren ini bisa naik kelas di masa mendatang,” katanya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jalur KA Cibeber–Lampegan Tidak Dapat Dilalui Akibat adanya Gogosan, Demi Keselamatan, Perjalanan KA Siliwangi dibatalkan
Perdana Bedah Plastik, Rekonstruksi dan Estetik dengan Standar Korea Selatan di Siloam Hospital TB Simatupang
Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan
Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan
Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya
Bitcoin Uji US$75.000 di Tengah Ketegangan Iran dan Lonjakan Risiko Energi Global
Adyatama Tour Gandeng Amazing Thailand, Tawarkan Gratis Thai Wellness untuk Wisatawan Indonesia
LRT Jabodebek Jaga Ketepatan Waktu di Atas 99% di Tengah Tingginya Mobilitas Perkotaan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:04 WIB

Jalur KA Cibeber–Lampegan Tidak Dapat Dilalui Akibat adanya Gogosan, Demi Keselamatan, Perjalanan KA Siliwangi dibatalkan

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

Perdana Bedah Plastik, Rekonstruksi dan Estetik dengan Standar Korea Selatan di Siloam Hospital TB Simatupang

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Minggu, 19 April 2026 - 08:03 WIB

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru

Berita

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:03 WIB

Berita

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:03 WIB