Gubernur Jateng Pastikan Penanganan Banjir–Longsor Pemalang Berjalan Menyeluruh

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jumat (30/1/2026), untuk memastikan tindak lanjut penanganan bencana banjir dan tanah longsor berjalan optimal dan menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi pascabencana, sekaligus memastikan seluruh upaya penanganan tidak berhenti pada tahap darurat, tetapi berlanjut hingga pemulihan sosial dan ekonomi warga.

Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penanganan bencana di Pemalang sudah dilakukan secara holistik sejak hari pertama kejadian, bahkan sejak status darurat bencana ditetapkan oleh Bupati Pemalang.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat, telah dikerahkan sesuai bidang masing-masing.

Baca juga:  BPBD Sebut Musim Kemarau Jawa Tengah 2025 Lebih Terkendali, Namun Warga Diminta Tetap Waspada

“Hari ini kita memastikan bahwa penanganan masyarakat yang terdampak benar-benar clear dan paripurna,” ujar Luthfi usai memberikan arahan di Kantor Kecamatan Pulosari dan meninjau langsung lokasi terdampak di Desa Penakir.

Berdasarkan data sementara, bencana banjir dan longsor di Kecamatan Pulosari berdampak pada 813 kepala keluarga dengan total 2.777 jiwa yang harus mengungsi.

Selain itu, tercatat sekitar 80 rumah rusak, 78 bidang lahan terdampak, serta belasan jembatan mengalami kerusakan.

Menurut Luthfi, data ini menjadi dasar penting agar bantuan dan program pemulihan dapat tepat sasaran.

Baca juga:  Sekolah Rakyat di Banjarnegara Segera Dibangun Permanen, Ditargetkan 2026 Rampung

Ia menekankan bahwa penanganan tidak boleh setengah-setengah, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.

“Yang paling penting bukan hanya hari ini, tapi bagaimana masyarakat bisa bangkit kembali ke depan,” tegasnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama Gubernur Jawa Tengah adalah pendataan warga terdampak secara by name by address.

Pendataan ini mencakup kondisi sosial, ekonomi, aset berharga, hingga hewan ternak dan lahan pertanian yang terdampak bencana.

Langkah tersebut dinilai penting agar proses pemulihan berjalan adil dan terukur. Untuk lahan pertanian yang terendam banjir, pemerintah daerah juga akan mengajukan klaim asuransi guna meringankan beban petani.

Baca juga:  Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah

Selain pemulihan fisik dan ekonomi, aspek pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian serius.

Luthfi telah menginstruksikan dinas pendidikan untuk menyiapkan tempat belajar sementara bagi anak-anak pengungsi, termasuk menurunkan guru-guru yang kompeten agar proses belajar tidak terhenti.

Di sektor kesehatan, pemeriksaan rutin bagi pengungsi diminta terus dilakukan. Jika ditemukan kondisi darurat, warga harus segera dirujuk ke rumah sakit terdekat tanpa hambatan birokrasi.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah
Puluhan Bencana Landa Jawa Tengah, Pemprov Perkuat Penanganan hingga Mitigasi Cuaca Ekstrem
Jawa Tengah Sumbang 116 Medali untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Pemprov Jateng Tegaskan Longsor di Lereng Gunung Slamet Murni Faktor Alam, Bukan Dampak Tambang
Modifikasi Cuaca di Pantura Jateng, 1 Ton Garam Disemai untuk Tekan Risiko Banjir
BRT Trans Jateng Bakal Hubungkan Temanggung–Magelang–Borobudur Mulai 2027
Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:23 WIB

Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:43 WIB

Puluhan Bencana Landa Jawa Tengah, Pemprov Perkuat Penanganan hingga Mitigasi Cuaca Ekstrem

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:51 WIB

Gubernur Jateng Pastikan Penanganan Banjir–Longsor Pemalang Berjalan Menyeluruh

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:01 WIB

Jawa Tengah Sumbang 116 Medali untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025

Berita Terbaru