Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 26 Melakukan Pendampingan dalam Aksi Pemberantasan Jentik Nyamuk di RW 08 Kelurahan Palebon

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bersama dengan perangkat Kelurahan Palebon Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 26 melaksanakan aksi nyata dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui kegiatan Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN) di wilayah RW 08, Kelurahan Palebon, Jumat (30/01).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara mahasiswa, perangkat Kelurahan Palebon, serta kader kesehatan setempat.

Dalam aksi yang berlangsung hari ini, mahasiswa terjun langsung ke lapangan dengan melakukan pengecekan rumah warga satu per satu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus utama kegiatan adalah menyisir setiap sudut rumah, mulai dari bak mandi, tempayan, hingga wadah air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Langkah ini diambil guna memastikan lingkungan pemukiman benar-benar bersih dari ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Sosialisasikan Batas Sentuhan Tubuh di SDN 2 Ngempon

Selama proses pemeriksaan, mahasiswa dan perangkat Kelurahan melakukan pendataan secara mendetail terhadap setiap rumah yang dikunjungi.

Hasil pengecekan dikategorikan ke dalam dua indikator, yakni rumah dengan status Positif jika ditemukan jentik, dan Negatif atau Aman jika lingkungan terpantau bersih.

Pendataan ini berfungsi sebagai basis data bagi pihak Kelurahan dan Puskesmas untuk memetakan area yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Pihak Kelurahan Palebon memberikan apresiasi atas ketelitian mahasiswa dalam melakukan pendataan door-to-door. Selain mendata, mahasiswa juga memberikan edukasi personal mengenai cara pencegahan nyamuk secara mandiri.

Baca juga:  Kolaborasi KKN UPGRIS dan DPD RI Hadirkan Pasar Murah untuk Warga Leyangan

“Melalui pengecekan langsung dan pendataan yang akurat, kami berharap warga RW 08 lebih waspada. Rumah yang terdata negatif diharapkan bisa mempertahankan kebersihannya, sementara yang positif kami beri arahan khusus agar segera melakukan tindakan 3M Plus,” ujar perwakilan Kelompok 26.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal
Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu
BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?
Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Senin, 20 April 2026 - 21:03 WIB

Update Penanganan Gogosan di Petak Jalan Cibeber–Lampegan, Sejumlah Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan Demi Keselamatan

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Dorong Ketahanan Pangan dan Energi melalui Program Pengembangan & Hilirisasi Ubi Kayu

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Senin, 20 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Terus Melemah Picu Minat Investor Terhadap USDT/IDR, Bittime Soroti Perubahan Strategi Investasi Investor Indonesia

Berita Terbaru