Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang resmi diterjunkan di Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Rabu (14/1/2025).
Kegiatan penerjunan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya masyarakat desa.
Acara penerjunan dibuka secara resmi oleh Alis Arifa Rahman, S.Pd., MM, selaku Sekretaris Desa Gogik, yang menyambut antusias kehadiran para mahasiswa KKN.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Mochamad Fadjar Darmaputra, S.E., M.Kom, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Gogik berharap kehadiran mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, lingkungan, serta pelestarian produk lokal.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Mochamad Fadjar Darmaputra, S.E., M.Kom, menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dalam menyusun serta melaksanakan program kerja yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
“Kami telah melalui berbagai tahapan persiapan, mulai dari pembekalan hingga survei lapangan, agar program kerja yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Setelah melakukan berbagai survei lapangan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) telah menyiapkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan selama masa pengabdian, antara lain:
– Pembuatan ecoprint, digital library, serta bimbingan belajar
– Branding kemasan produk lokal dan pemasangan rambu-rambu wisata
– Penanaman bibit buah dan pembuatan tempat sampah
– Pelatihan pemadam kebakaran
– Serta berbagai kegiatan lain yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Gogik
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Gogik sekaligus mempererat hubungan antara Universitas PGRI Semarang dan warga desa selama masa pengabdian.
Editor : Murni A













