Jatengvox.com — Pengurus Pimpinan Daerah (PD), Pimpinan Cabang (PC), dan Pimpinan Ranting (PRa) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Wonosobo periode 2025–2030 resmi dilantik pada Ahad (11/1/2026). Kegiatan pelantikan berlangsung khidmat di Resto Dieng Cinema Lantai 2, Kabupaten Wonosobo.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PD Salimah Wonosobo, Sri Hastuti, serta dihadiri oleh Dyah Afif Nurhidayat, istri Bupati Wonosobo yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wonosobo. Turut hadir Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Wonosobo Maya Rosida, perwakilan Kesbangpol, serta tamu undangan dari berbagai organisasi wanita Islam di Wonosobo.
Mengusung tema “Mengokohkan Kepemimpinan, Menyatukan Gerak, Mengoptimalkan Kemanfaatan Program untuk Perempuan, Anak, dan Keluarga”, pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran Salimah dalam pembangunan sosial berbasis keluarga.
Dalam sambutannya, Sri Hastuti menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan keikhlasan.
“Jabatan yang diemban merupakan bentuk kepercayaan yang menuntut komitmen untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Sri Hastuti.
Ia juga menyampaikan harapan agar Salimah Wonosobo dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak.
“Salimah di Wonosobo masih terus berproses. Kami sangat mengharapkan bimbingan, arahan, saran, serta kerja sama yang sinergis dari Ketua TP PKK, Ketua Umum GOW, dan organisasi wanita Islam lainnya. Semoga ke depan Salimah dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan, anak, dan keluarga di Wonosobo,” imbuhnya.
Sri Hastuti juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik.
“Semoga mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi nilai kejujuran, kerja sama, serta membawa semangat baru untuk berprestasi lebih baik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Dyah Afif Nurhidayat dalam sambutannya mengapresiasi peran Salimah dalam penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan pilar utama dalam pembangunan daerah.
“Ketahanan keluarga adalah fondasi utama pembangunan. Salimah diharapkan menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga yang kuat dan kokoh,” ungkapnya.
Ia juga mendorong Salimah untuk terus berkontribusi aktif dalam pembinaan lingkungan serta bersinergi dengan organisasi wanita Islam lainnya dan pemerintah daerah.
“Terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan, stunting, serta berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat,” tambahnya.
Dengan kepengurusan baru periode 2025–2030, PD Salimah Kabupaten Wonosobo diharapkan mampu menghadirkan inovasi program serta memperluas kemanfaatan organisasi bagi perempuan, keluarga, umat, dan bangsa Indonesia.***
Penulis : Tim Humas PD Salimah Wonosobo
Editor : Nuristic













