Jatengvox.com – Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digalakkan oleh berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya dilakukan oleh Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui program penanaman pohon di berbagai daerah di Tanah Air.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Indonesia. Penanaman pohon dilakukan secara serentak di puluhan titik, termasuk di kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (10/1/2026).
Pemimpin Nasional Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, menjelaskan bahwa program penanaman pohon ini dirancang mengikuti tahun fiskal internal Ahmadiyah yang berlangsung sejak Juli 2025 hingga Juni 2026.
“Target kami, insyaallah hingga akhir Juni 2026 bisa menanam 100 ribu pohon di seluruh Indonesia,” ujar Zaki kepada awak media usai membuka kegiatan di Ciseeng.
Menurut Zaki, hingga awal Januari 2026, jumlah pohon yang telah ditanam mencapai sekitar 37 ribu pohon. Angka tersebut bertambah signifikan melalui aksi penanaman serentak hari ini yang mencakup lebih dari 10.500 pohon.
Penanaman pohon tidak hanya terpusat di Bogor. Kegiatan ini berlangsung di sekitar 50 lokasi berbeda yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, menyesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan lingkungan setempat.
Zaki mengakui, keterbatasan ketersediaan bibit dari pemerintah menjadi salah satu tantangan yang dihadapi. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen Jemaah Ahmadiyah untuk tetap menjalankan program secara berkelanjutan.
“Hari ini total yang bisa kami tanam sekitar 10.500 pohon. Kami memiliki struktur kepengurusan dari tingkat nasional hingga cabang di 34 provinsi, dengan 54 pengurus daerah, sehingga kegiatan bisa dilakukan serentak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zaki menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan bagian dari instruksi pimpinan Ahmadiyah kepada seluruh anggotanya.
Setiap anggota didorong untuk menanam minimal dua pohon setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Program ini juga sejalan dengan kebijakan Kemenhut yang mengajak setiap warga negara Indonesia menanam lima pohon sepanjang hidupnya sebagai langkah konkret menjaga keseimbangan alam.
“Harapan kami, bumi ini bisa kembali hijau dan asri. Budaya menanam pohon harus terus ditanamkan, bukan hanya kepada anggota Ahmadiyah, tetapi juga masyarakat luas,” kata Zaki.
Sementara itu, warga Ciseeng, Irfan Ahmad, menuturkan bahwa kegiatan penanaman pohon oleh Jemaah Ahmadiyah Indonesia akan terus berlanjut hingga target tercapai.
“Hingga saat ini sudah sekitar 36 ribu pohon ditanam, dan hari ini bertambah hampir 10 ribu pohon di 53 titik. Kegiatan ini dilakukan berkesinambungan hingga Juni 2026, bertepatan dengan peringatan satu abad Ahmadiyah di Indonesia,” ujarnya.
Editor : Murni A













