Kementerian Kebudayaan Dorong Budaya Indonesia Tampil di Level Global

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kebudayaan kembali ditegaskan sebagai fondasi penting dalam menjaga identitas dan persatuan bangsa Indonesia.

Di tengah dinamika sosial, politik, dan globalisasi yang terus bergerak cepat, budaya hadir sebagai titik temu lintas latar belakang masyarakat.

Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha menilai, kebudayaan bukan hanya tentang masa lalu, melainkan kekuatan hidup yang menyatukan masyarakat Indonesia yang beragam.

Ia menekankan, budaya memiliki peran strategis dalam memperkuat rasa kebangsaan sekaligus memperkenalkan Indonesia ke dunia.

Sejak resmi berdiri pada akhir 2024, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mencatat sejumlah capaian penting.

Meski masih berada dalam fase adaptasi, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan, berbagai program kebudayaan mulai menunjukkan hasil.

Baca juga:  Cegah Perundungan di Dunia Maya, KKN Posko 16 Menggelar Sosialisasi Mengenali Bahaya Bermedia Sosial di SDN Karangmanggis

Menurut Giring, eksistensi budaya Indonesia kini semakin terlihat, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga mulai mendapat tempat dalam percakapan budaya global.

“Sekarang kebudayaan Indonesia juga sudah mulai bermunculan. Tidak hanya di Indonesia saja, tapi sudah bisa menjadi bagian dari kebudayaan di dunia,” ujar Giring dalam Taklimat Media Refleksi 2025, Kebijakan 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Ia menilai, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa kebudayaan Indonesia memiliki daya saing sekaligus relevansi di tengah arus global.

Giring menegaskan, kemajuan kebudayaan nasional tidak mungkin dicapai hanya oleh pemerintah. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama, mulai dari budayawan, komunitas seni, generasi muda, media, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Sosialisasi Cuci Tangan dan Sikat Gigi di SD Negeri 4 Kedungboto

Dalam konteks itu, pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem pendanaan kebudayaan agar lebih terbuka dan inklusif.

Skema pendanaan tidak hanya diarahkan pada pelestarian, tetapi juga pengembangan serta pemanfaatan kebudayaan secara berkelanjutan.

“Pendanaan mencakup pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan secara menyeluruh,” kata Giring.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong partisipasi lebih luas dari masyarakat, sekaligus memberi ruang tumbuh bagi ekosistem budaya di berbagai daerah.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan bahwa arah kebijakan budaya ke depan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tanamkan Etika Digital ke Siswa SDN 1 Pagerwojo

Budaya tidak cukup hanya dijaga dan dilindungi, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan tanpa kehilangan nilai dan jati diri bangsa.

“Ke depan, kebijakan budaya Indonesia menjadikan budaya sebagai penguat identitas sumber kesejahteraan. Tidak hanya pelindungan dalam arti kita memelihara saja, tetapi bagaimana mengembangkan dan memanfaatkan,” ujar Fadli Zon.

Pemanfaatan budaya tersebut mencakup penguatan ekonomi kreatif, pengembangan pariwisata berbasis budaya, hingga diplomasi kebudayaan di tingkat internasional.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai
Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:02 WIB

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Berita Terbaru