Pemprov Jateng Gaspol Serap APBD 2026, Pengadaan Diminta Disiapkan Lebih Awal

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah langsung menggeber percepatan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/1/2026).

Ia menyampaikan bahwa seluruh tahapan administratif APBD 2026 telah rampung dan siap dieksekusi.

“Kita sudah memasuki tahun 2026. Alhamdulillah, APBD sudah ditetapkan, dan evaluasi dari Kemendagri juga sudah turun,” ujarnya.

Baca juga:  Pemprov Jawa Tengah Raih Prestasi di Hakordia 2025, Integritas Jadi Fokus Utama Pemerintah Daerah

Dalam arahannya, Sumarno secara khusus menekankan peran Biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ) agar segera menyiapkan proses pengadaan sejak awal tahun.

Menurutnya, kesiapan dini menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.

Ia menilai, jika perencanaan dan pengadaan dilakukan lebih awal, maka risiko keterlambatan proyek bisa ditekan, sekaligus mencegah penumpukan realisasi anggaran di akhir tahun.

“Dengan kesiapan yang lebih baik, harapannya apa yang kita lakukan di tahun 2026 ini bisa jauh lebih baik dibanding 2025 maupun tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sumarno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah atas kinerja sepanjang tahun 2025.

Baca juga:  DWP Jateng Ajak Anggota Belajar Mengatur Keuangan di Tengah Gaya Hidup Kekinian

Ia menilai, secara umum pelaksanaan tugas pokok dan fungsi berjalan dengan baik berkat kerja sama lintas organisasi perangkat daerah.

“Alhamdulillah, secara keseluruhan bisa berjalan dengan baik. Itu tentu tidak lepas dari partisipasi dan kerja bersama teman-teman semua,” ucapnya.

Apresiasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada soliditas aparatur yang menjalankannya.

Terkait telah ditetapkannya Peraturan Daerah tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, Sumarno meminta seluruh jajaran menyikapinya secara profesional dan proporsional.

Baca juga:  Prancis Jadikan Jawa Tengah Provinsi Prioritas, Dorong Investasi dan Kolaborasi Budaya

Ia berharap perubahan struktur organisasi tidak menimbulkan dinamika yang menghambat persiapan APBD 2026.

“Secara konsep, kami berharap tidak ada dinamika yang aneh-aneh. Kami mohon teman-teman tetap fokus menyiapkan APBD 2026 dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Struktur APBD Jateng 2026

Sebagai gambaran, struktur APBD Jawa Tengah tahun 2026 telah ditetapkan dengan komposisi sebagai berikut:

Total pendapatan: Rp23,74 triliun

Total belanja: Rp24,15 triliun

Defisit anggaran: Rp414,5 miliar

Pembiayaan: Rp414,5 miliar

SiLPA: nihil

Dengan struktur tersebut, Pemprov Jateng menargetkan pengelolaan anggaran yang lebih efisien, terukur, dan minim sisa anggaran di akhir tahun.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau
Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan
PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20
Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto Diresmikan di Semarang, Warisan Sejarah untuk Generasi Muda
Pariwisata Jawa Tengah Melesat, Aglomerasi Destinasi dan Desa Wisata Jadi Kunci
Pemprov Jateng Matangkan Mudik dan Balik Rantau Gratis Lebaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Senin, 12 Januari 2026 - 20:11 WIB

Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:24 WIB

PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20

Berita Terbaru