Korlantas Polri Siaga Hadapi Puncak Arus Balik Nataru 2026 di Tol Trans Jawa

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Jan 2026 07:41 13 jatengvox

Jatengvox.com – Memasuki akhir libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek.

Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, seiring berakhirnya masa libur panjang masyarakat.

Pengamanan dan rekayasa lalu lintas telah disiapkan secara matang guna memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan lancar.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho secara langsung memantau situasi arus balik dari Command Center Km 29, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (3/1/2026) malam.

Dari hasil pemantauan, seluruh personel serta skema pengaturan lalu lintas disebut sudah siap diterapkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurut Irjen Agus, pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan, khususnya pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.

Baca juga:  Micron Naikkan Dividen 30%, Sinyal Optimisme di Tengah Lonjakan Permintaan Chip AI

Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah ruas Tol Jakarta–Cikampek, terutama di sekitar Kilometer 66. Di lokasi ini, arus kendaraan dari Trans Jawa, Bandung, serta jalur Sumatera diperkirakan bertemu dalam waktu bersamaan.

“Nanti akan kita lihat dari arah Trans Jawa, dari Bandung, dari Sumatera, yang kita antisipasi tentunya crossing di Kilometer 66. Atas arahan Bapak Menteri Perhubungan, malam ini kami siap untuk pengamanan, khususnya arus balik,” ujar Irjen Agus.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu perlambatan arus jika tidak diantisipasi dengan pengaturan yang tepat.

Baca juga:  Mudik Aman dan Nyaman Bersama Keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dengan Asuransi dari BRI Life

Meski hingga Sabtu malam arus balik masih terpantau relatif kondusif, Korlantas memprediksi lonjakan signifikan akan terjadi keesokan harinya.

Untuk itu, sejumlah skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan, mulai dari penerapan contraflow hingga pengendalian kendaraan di kawasan rest area.

“Strategi alih arus termasuk kemungkinan contraflow, serta pengendalian di rest area, sudah kita persiapkan dengan lebih baik,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan sekaligus menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan tol.

Di akhir keterangannya, Kakorlantas berharap seluruh rangkaian pengamanan arus balik Nataru 2026 dapat berjalan tanpa kendala berarti.

Baca juga:  Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Mudah-mudahan sampai arus balik besok tidak ada peristiwa-peristiwa yang menonjol,” kata Irjen Agus.

Korlantas menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama, terutama di tengah tingginya volume kendaraan pada puncak arus balik Nataru.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA