Pemprov Jateng Apresiasi Peran Bunda PAUD dalam Penguatan Pendidikan Usia Dini

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Peran pendidikan anak usia dini kembali mendapat sorotan penting di Jawa Tengah. Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, memberikan apresiasi tinggi kepada para Bunda PAUD dari berbagai daerah yang dinilai konsisten dan aktif mendorong terwujudnya program wajib belajar satu tahun prasekolah.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025, yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (18/12/2025).

Acara ini menjadi ruang penghargaan sekaligus refleksi atas kerja panjang para penggerak PAUD di tingkat desa hingga kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, Nawal Arafah menyerahkan penghargaan kepada puluhan Bunda PAUD desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten/kota.

Penghargaan diberikan dalam delapan kategori, yakni Bunda PAUD Berprestasi, Inovasi, Tata Kelola, Perluasan Akses, Peningkatan Mutu, Advokasi, Kolaborasi, serta Bunda PAUD Peduli.

Baca juga:  Pemprov Jateng Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera, Fokus pada Penanganan Cepat dan Kebutuhan Mendesak

Menurut Nawal, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan pengakuan atas peran nyata Bunda PAUD dalam meningkatkan partisipasi belajar anak usia 0–6 tahun, memperluas akses layanan, serta mendorong kualitas PAUD yang lebih merata dan bermutu di Jawa Tengah.

“Dukungan yang dilakukan para Bunda PAUD ini sangat beragam, mulai dari penguatan kebijakan, alokasi anggaran, sarana prasarana, hingga kreativitas dan inovasi di lapangan,” ungkapnya.

Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah ini berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat agar Bunda PAUD terus bergerak lebih kreatif dan inovatif dalam mewujudkan layanan PAUD yang holistik dan integratif.

“Ini adalah motivasi dari provinsi agar Bunda-Bunda PAUD terus bersemangat mewujudkan PAUD holistik, integratif, dan bermutu,” ujar Nawal usai kegiatan.

Baca juga:  Wagub Taj Yasin Minta Warga Jauhi Area Longsor Majenang Sebab Risikonya Masih Tinggi

Ia juga menekankan bahwa dedikasi di bidang pendidikan anak usia dini merupakan bentuk amal jariyah, sehingga harus dijalani dengan ketulusan dan kepedulian yang berkelanjutan.

Lebih jauh, Nawal mengingatkan bahwa pendidikan usia dini adalah fondasi utama tumbuh kembang anak sekaligus penentu kualitas generasi masa depan. Karena itu, upaya penguatan PAUD tidak semata bertumpu pada anggaran pemerintah.

“Jangan hanya melihat soal anggaran, tetapi bagaimana kita menguatkan PAUD dengan potensi, kreativitas, dan swadaya masyarakat. Pendidikan ini adalah kewajiban kita bersama,” pesannya.

Dalam rangka memperkuat kualitas layanan PAUD, Nawal Arafah juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Kerja sama tersebut difokuskan pada pendampingan pengembangan PAUD di Jawa Tengah, termasuk penguatan kapasitas dan inovasi layanan.

Baca juga:  Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Langkah ini dinilai strategis untuk menjembatani praktik PAUD di lapangan dengan pendekatan akademik dan riset pendidikan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyatakan bahwa Apresiasi Bunda PAUD merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, PAUD menjadi tahap penting dalam menyiapkan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Ketika anak-anak senang dan berkembang di sekolah sejak dini, harapannya angka putus sekolah di Jawa Tengah bisa kita tekan,” ujarnya.

Pemprov Jateng, lanjut Taj Yasin, juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait wajib belajar 13 tahun, termasuk satu tahun prasekolah. Bahkan, bersama Gubernur Ahmad Luthfi, ia mengusung visi “Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah”.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025
Jawa Tengah Masih Bebas Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Tetap Waspada
Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah
Puluhan Bencana Landa Jawa Tengah, Pemprov Perkuat Penanganan hingga Mitigasi Cuaca Ekstrem
Gubernur Jateng Pastikan Penanganan Banjir–Longsor Pemalang Berjalan Menyeluruh
Jawa Tengah Sumbang 116 Medali untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Pemprov Jateng Tegaskan Longsor di Lereng Gunung Slamet Murni Faktor Alam, Bukan Dampak Tambang

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:12 WIB

Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:23 WIB

Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:43 WIB

Puluhan Bencana Landa Jawa Tengah, Pemprov Perkuat Penanganan hingga Mitigasi Cuaca Ekstrem

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:51 WIB

Gubernur Jateng Pastikan Penanganan Banjir–Longsor Pemalang Berjalan Menyeluruh

Berita Terbaru