Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Des 2025 11:53 19 Redaksi

Jatengvox.com – Pemerintah memperkuat langkah penanganan bencana di Aceh dan Sumatra Utara dengan menggandeng perguruan tinggi sebagai pusat koordinasi.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam respon cepat di lapangan.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci percepatan pemulihan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia, jaringan relawan, serta fasilitas yang dapat dioptimalkan dalam kondisi darurat.

“Kesiapan bukan hanya soal kecepatan, tetapi ketepatan sasaran,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

Baca juga:  PLN Umumkan Tarif Listrik Oktober–Desember 2025 Tidak Berubah untuk Semua Golongan

Melalui sinergi ini, kampus tidak hanya menjadi tempat pengumpulan logistik, tetapi juga pusat informasi dan intervensi cepat.

Kemdiktisaintek menyiapkan tiga skema bantuan yang menyasar sivitas akademika serta masyarakat yang terdampak bencana.

Setiap bantuan disusun berdasarkan identifikasi kebutuhan di lapangan, agar distribusi tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.

Pada tahap awal, pengiriman bantuan dilakukan melalui perguruan tinggi yang telah siap secara logistik. Dari titik ini, kampus menurunkan tim medis dan relawan untuk membantu layanan darurat.

Posko kampus di Sumatra Utara juga menjadi pusat koordinasi distribusi pangan, perlengkapan sanitasi, hingga dukungan komunikasi.

Baca juga:  Siswi SMP Negeri 2 Cepiring Kendal Raih Juara Fotografi Nasional

Untuk menjangkau wilayah sulit, pemerintah mengirim enam tenaga kesehatan (nakes) dan dua dokter TNI melalui jalur udara.

Penerjunan dilakukan dari Pangkalan TNI AU Soewondo, sehingga layanan medis dapat segera tiba di lokasi yang aksesnya terbatas.

Selain itu, Kemdiktisaintek menambah stok obat-obatan darurat dan mengoperasikan layanan kesehatan keliling untuk menguatkan fasilitas kesehatan di daerah terdampak.

Kementerian bekerja sama dengan posko kampus untuk memperbarui data lapangan secara rutin.

Pembaruan ini penting, karena memengaruhi langkah kebijakan dan memastikan setiap intervensi berkelanjutan.

Respons yang terukur ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan awal masyarakat serta mengurangi potensi risiko lanjutan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T Undip Laksanakan Program SAFE UMKM untuk Perkuat Higiene dan Keselamatan Pangan di Semarang
Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA