Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 23 Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Leban Gelar Pelatihan Ecoprint

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Posko 23 Reguler-85 UIN Walisongo Semarang menggelar Pelatihan dan Pembuatan Ecoprint bersama Ibu-Ibu PKK Desa Leban pada Selasa, 18 November 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN serta 20 peserta dari kader PKK.

Pelatihan ini bertujuan memperkenalkan metode penghiasan totebag menggunakan bahan alami berupa daun sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Totebag hasil Ecoprint diharapkan dapat digunakan sebagai tas belanja atau kebutuhan sehari-hari yang ramah lingkungan dan dapat dipakai berulang kali.

Baca juga:  BLT Kesra Rp900 Ribu dari Kemensos Mulai Cair! Begini Cara Cek Penerima Lewat Situs dan Aplikasi Resmi

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan perangkat desa dan kordes posko 23.

Selanjutnya peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai konsep Ecoprint, jenis daun yang dapat digunakan, hingga proses pembuatannya.

Setelah sesi materi, peserta langsung mempraktikkan teknik Ecoprint pada totebag yang telah disiapkan.

Salah satu dari Ibu-ibu kader PKK, mengungkapkan antusiasmenya. “Seru karena mendapatkan pengetahuan baru bahwa daun bisa digunakan untuk penghiasan di totebag dan menghasilkan warna alami,” ujarnya.

Selain itu, Ibu Kinarsih selaku kader PKK juga menambahkan kesannya.

“Sebelumnya sudah ada rencana untuk pelatihan ecoprint, akan tetapi baru terlaksana sekarang,” tuturnya.

Baca juga:  Gandeng MWC NU dan KUA Kec. Susukan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Diskusi Arah Kiblat

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam kreativitas dan pengurangan sampah plastik.

Pelatihan ini berlangsung dengan interaktif dan penuh antusias. Ibu-Ibu PKK tampak menikmati proses merancang motif hingga melihat hasil akhir Ecoprint mereka masing-masing.

Selain memberi pengalaman baru, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Leban.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:44 WIB

Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru