Insentif Tiket Pesawat Resmi Berlaku untuk Libur Nataru 2025/2026, Harga Diharapkan Lebih Terjangkau

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah mulai menggulirkan serangkaian insentif untuk menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat menjelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kebijakan ini hadir untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait potensi kenaikan tarif di musim puncak perjalanan akhir tahun.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan berbagai stimulus diberikan langsung kepada maskapai dan operator bandara, dengan harapan efeknya turut dirasakan masyarakat ketika membeli tiket.

Dirjen Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, menjelaskan bahwa paket insentif yang disiapkan mencakup tiga komponen utama:

Baca juga:  Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Andalas

– Diskon PPN untuk tiket penerbangan kelas ekonomi,

– Pengurangan biaya pelayanan bandara, serta

– Penyesuaian harga avtur di 37 bandara di Indonesia.

Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga harga tiket tetap terkontrol ketika permintaan melonjak tajam. Pemerintah juga menekankan bahwa insentif ini merupakan hasil koordinasi intensif bersama operator bandara dan maskapai.

“Semoga kebijakan ini menjadi kado terbaik bagi para penumpang di musim liburan kali ini,” ujar Lukman di Jakarta, Minggu (16/11/2025).

Periode Berlaku dan Mekanisme Diskon

Insentif tarif berlaku cukup panjang. Masyarakat yang membeli tiket pada 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026 dapat menikmati potongan biaya.

Baca juga:  Menteri Transmigrasi Pastikan Komcad 2025 Siap Dukung Ketahanan Nasional

Sementara periode terbang yang mendapatkan fasilitas ini berlangsung pada 22 Desember 2025–10 Januari 2026, bersamaan dengan puncak perjalanan libur Natal dan Tahun Baru.

Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya menurunkan harga, tetapi juga memperlancar distribusi penumpang sehingga tidak terjadi penumpukan di bandara.

Setiap momentum Nataru selalu menjadi tolok ukur kesiapan sektor transportasi udara. Tahun ini, Kemenhub memproyeksikan lonjakan penumpang yang lebih tinggi dibanding periode tahun sebelumnya, baik domestik maupun internasional.

Puncak arus keberangkatan diprediksi jatuh pada 21 Desember 2025, sedangkan arus balik diperkirakan pada 3–4 Januari 2026.

Baca juga:  Kolaborasi KKN 25 UPGRIS dan Kader Posyandu, Dorong Semangat Lansia Menjaga Kesehatan

Lima bandara diproyeksikan menjadi simpul mobilitas tersibuk:

Soekarno–Hatta (Tangerang),

Ngurah Rai (Denpasar),

Sultan Hasanuddin (Makassar),

Kualanamu (Medan),

Juanda (Surabaya).

Untuk rute internasional, dua kota diperkirakan menjadi destinasi dan titik keberangkatan terpadat: Singapura dan Kuala Lumpur, dua hub utama yang kerap menjadi pintu mobilitas wisatawan Indonesia.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar
Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur
Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:21 WIB

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Berita Terbaru

Ragam

Apa Itu Tas Siaga Bencana dan Apa Saja Isinya?

Jumat, 23 Jan 2026 - 19:09 WIB