Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dampingi UMKM Bandeng Presto Raih Sertifikasi Halal di Kendal

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Nov 2025 14:10 21 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Posko 29 UIN Walisongo Semarang menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Mereka melakukan pendampingan intensif kepada UMKM Bandeng Presto milik Bapak Sariadi yang berlokasi di Dusun Plalar, Desa Pagerwojo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, untuk membantu proses memperoleh Sertifikasi Halal.

Pendampingan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKN, pelaku UMKM, serta didampingi langsung oleh petugas dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Mahasiswa melakukan survei menyeluruh terhadap proses produksi Bandeng Presto, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan.

Pendampingan dari petugas halal memastikan seluruh tahapan telah memenuhi standar dalam Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Baca juga:  KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Kenalkan Ecoprint pada Anak-anak di Desa Sendangdawung

Desain Logo untuk Penguatan Branding

Selain membantu proses sertifikasi halal, mahasiswa KKN juga berkontribusi dalam memperkuat branding usaha.

Mereka merancang desain logo baru yang lebih menarik dan profesional agar produk Bandeng Presto Pak Sariadi memiliki identitas visual yang kuat serta mudah dikenali di pasar yang lebih luas.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 29, Fajar Aji Ramadhan, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya pendampingan sertifikasi halal dan bantuan desain logo ini, UMKM Bandeng Presto Pak Sariadi bisa naik kelas. Sertifikasi halal meningkatkan kepercayaan konsumen, sementara logo baru memperkuat branding dan jangkauan pasar. Ini investasi jangka panjang bagi UMKM lokal,” ujar Fajar.

Baca juga:  Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Sementara itu, pemilik usaha, Pak Sariadi, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan mahasiswa dan pendamping halal.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Proses pengurusan sertifikat yang awalnya kami anggap rumit kini terasa lebih mudah. Logo baru juga membuat produk kami terlihat lebih modern dan siap dipasarkan. Semoga usaha kami semakin maju dan berkah,” ungkapnya.

Kegiatan pendampingan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Desa Pagerwojo untuk segera mengurus sertifikasi halal dan memanfaatkan potensi mahasiswa KKN dalam mengembangkan usaha mereka.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA