Berita  

KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Kenalkan Ecoprint pada Anak-anak di Desa Sendangdawung

Ecoprint UIN Walisongo

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan aksi nyata dalam membangun kepedulian lingkungan melalui kegiatan edukatif yaitu “Belajar Membuat Totebag Ecoprint untuk Anak-Anak”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Posko 63 KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang pada hari Minggu, 24 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja divisi ekonomi kreatif untuk mengintegrasikan nilai-nilai kreativitas dan peka terhadap lingkungan sejak usia dini.

Dalam kegiatan ini, beberapa anak usia sekolah dasar diajak untuk belajar membuat karya seni ecoprint, teknik mencetak daun dan bunga secara alami ke atas tas.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Bersama Warga Kaligawe Tanam Sereh Wangi dan Pasang Barcode untuk Edukasi

Anak-anak diajarkan bagaimana memilih daun dan bunga yang tepat, menyusun motifnya agar rapi, hingga memasukkan kain ke dalam air tawas untuk menghasilkan pola yang unik, menarik, dan tahan lama.

Ecoprint UIN Walisongo

“Anak-anak sangat antusias, mereka senang karena bisa langsung terlibat untuk menyentuh daun dan melihat hasil cetakan yang mereka buat sendiri,” ujar Renita Nor Rahmah, salah satu anggota tim KKN.

Meski bertema lingkungan, kegiatan ini tetap membawa semangat moderasi beragama, dengan mengajak anak-anak dari berbagai latar belakang untuk bekerja sama, menghargai perbedaan, dan mencintai alam sebagai anugerah.

Baca juga:  PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 27 Perjalanan KA Selama Periode Libur Panjang Hari Buruh Internasional

“Kami percaya bahwa menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti kegiatan seni bersama. Lewat ecoprint, anak-anak belajar menghargai alam sekaligus belajar hidup rukun dengan sesama,” tambah Yanwar Huda Jannata, Kordes KKN Moderasi Beragama Posko 63.

Kegiatan “Belajar Membuat Totebag Ecoprint untuk Anak-Anak” bukan hanya mengajarkan seni, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan pentingnya hidup selaras dengan alam dan menjaga kerukunan antarwarga sejak usia dini.

Ini adalah wujud nyata kontribusi mahasiswa UIN Walisongo Semarang dalam membumikan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Bersama Damkar Kabupaten Semarang Gelar Sosialisasi Pencegahan Gas Bocor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *