KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Kenalkan Ecoprint pada Anak-anak di Desa Sendangdawung

Minggu, 24 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan aksi nyata dalam membangun kepedulian lingkungan melalui kegiatan edukatif yaitu “Belajar Membuat Totebag Ecoprint untuk Anak-Anak”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Posko 63 KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang pada hari Minggu, 24 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja divisi ekonomi kreatif untuk mengintegrasikan nilai-nilai kreativitas dan peka terhadap lingkungan sejak usia dini.

Dalam kegiatan ini, beberapa anak usia sekolah dasar diajak untuk belajar membuat karya seni ecoprint, teknik mencetak daun dan bunga secara alami ke atas tas.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Kunjungi UMKM Opak Ketan Desa Gebanganom Wetan

Anak-anak diajarkan bagaimana memilih daun dan bunga yang tepat, menyusun motifnya agar rapi, hingga memasukkan kain ke dalam air tawas untuk menghasilkan pola yang unik, menarik, dan tahan lama.

Ecoprint UIN Walisongo

“Anak-anak sangat antusias, mereka senang karena bisa langsung terlibat untuk menyentuh daun dan melihat hasil cetakan yang mereka buat sendiri,” ujar Renita Nor Rahmah, salah satu anggota tim KKN.

Meski bertema lingkungan, kegiatan ini tetap membawa semangat moderasi beragama, dengan mengajak anak-anak dari berbagai latar belakang untuk bekerja sama, menghargai perbedaan, dan mencintai alam sebagai anugerah.

Baca juga:  SMK Negeri 1 Bancak Gelar Karnaval Budaya Meriahkan HUT ke-80 RI Bersama KKN UIN Walisongo Posko 86 dan KKN UIN Walisongo Seluruh Kecamatan Bancak

“Kami percaya bahwa menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti kegiatan seni bersama. Lewat ecoprint, anak-anak belajar menghargai alam sekaligus belajar hidup rukun dengan sesama,” tambah Yanwar Huda Jannata, Kordes KKN Moderasi Beragama Posko 63.

Kegiatan “Belajar Membuat Totebag Ecoprint untuk Anak-Anak” bukan hanya mengajarkan seni, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan pentingnya hidup selaras dengan alam dan menjaga kerukunan antarwarga sejak usia dini.

Ini adalah wujud nyata kontribusi mahasiswa UIN Walisongo Semarang dalam membumikan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.

Baca juga:  KKN Reguler ke-85 UIN Walisongo Terjunkan 11 Posko di Kecamatan Singorojo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis
Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga
Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra
Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana
Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara
IRA Hadir dengan Harga Agresif! Mampukah Layanan 5G FWA Ini Menjadi Penantang Fiber?
Pemerintah Siapkan Anggaran Pemulihan Rp51,82 Triliun untuk Bencana Sumatra, Masih Bisa Bertambah
Dampingi Anak Terdampak Banjir, Kemenkomdigi Perluas Layanan Psikososial di Kota Padang

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:46 WIB

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:49 WIB

Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga

Senin, 8 Desember 2025 - 16:12 WIB

Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra

Senin, 8 Desember 2025 - 15:04 WIB

Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana

Senin, 8 Desember 2025 - 11:53 WIB

Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara

Berita Terbaru