KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Kenalkan Ecoprint pada Anak-anak di Desa Sendangdawung

waktu baca 2 menit
Minggu, 24 Agu 2025 22:34 15 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan aksi nyata dalam membangun kepedulian lingkungan melalui kegiatan edukatif yaitu “Belajar Membuat Totebag Ecoprint untuk Anak-Anak”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Posko 63 KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang pada hari Minggu, 24 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja divisi ekonomi kreatif untuk mengintegrasikan nilai-nilai kreativitas dan peka terhadap lingkungan sejak usia dini.

Dalam kegiatan ini, beberapa anak usia sekolah dasar diajak untuk belajar membuat karya seni ecoprint, teknik mencetak daun dan bunga secara alami ke atas tas.

Anak-anak diajarkan bagaimana memilih daun dan bunga yang tepat, menyusun motifnya agar rapi, hingga memasukkan kain ke dalam air tawas untuk menghasilkan pola yang unik, menarik, dan tahan lama.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dampingi Pelaksanaan Posyandu Dahlia 3 Desa Trayu Berjalan Lancar

Ecoprint UIN Walisongo

“Anak-anak sangat antusias, mereka senang karena bisa langsung terlibat untuk menyentuh daun dan melihat hasil cetakan yang mereka buat sendiri,” ujar Renita Nor Rahmah, salah satu anggota tim KKN.

Meski bertema lingkungan, kegiatan ini tetap membawa semangat moderasi beragama, dengan mengajak anak-anak dari berbagai latar belakang untuk bekerja sama, menghargai perbedaan, dan mencintai alam sebagai anugerah.

“Kami percaya bahwa menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti kegiatan seni bersama. Lewat ecoprint, anak-anak belajar menghargai alam sekaligus belajar hidup rukun dengan sesama,” tambah Yanwar Huda Jannata, Kordes KKN Moderasi Beragama Posko 63.

Baca juga:  Belajar dari Pelaku Usaha Lokal, Mahasiswa KKN Kunjungi UMKM Tempe di Desa Bakung

Kegiatan “Belajar Membuat Totebag Ecoprint untuk Anak-Anak” bukan hanya mengajarkan seni, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan pentingnya hidup selaras dengan alam dan menjaga kerukunan antarwarga sejak usia dini.

Ini adalah wujud nyata kontribusi mahasiswa UIN Walisongo Semarang dalam membumikan nilai-nilai moderasi beragama melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA