Indonesia Perkuat Diplomasi dengan Yordania, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Indonesia terus mengintensifkan komunikasi dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah, terutama Yordania, di tengah rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza.

Langkah ini bukan hanya bagian dari upaya diplomatik, tetapi juga bentuk kepedulian Indonesia terhadap situasi kemanusiaan yang hingga kini belum menunjukkan tanda mereda.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa rencana pengiriman pasukan masih berada pada tahap koordinasi dan pematangan teknis.

Pemerintah tidak ingin mengambil keputusan tergesa tanpa pertimbangan matang dari berbagai pihak yang berkepentingan.

“Semuanya masih dalam koordinasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Indonesia terus berkomunikasi dengan negara-negara sekitar Palestina, terutama Yordania, sebagai bagian dari apa yang disebut sebagai group of New York. Kelompok ini menjadi forum penting dalam menentukan langkah bersama terkait situasi Gaza.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Warga Borangan Melakukan Senam Bersama dengan Penuh Semangat

Langkah hati-hati pemerintah ini mencerminkan pendekatan diplomasi Indonesia yang selalu mengedepankan dialog, konsensus, dan kerja sama regional.

Kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia turut memunculkan harapan baru dalam penguatan hubungan bilateral.

Menurut Sugiono, hubungan kedua negara tidak hanya berjalan secara formal, tetapi juga terjalin erat secara personal.

“Keduanya juga merupakan sahabat lama,” ujar Sugiono, merujuk pada kedekatan Presiden Indonesia dengan Raja Abdullah II yang sudah terbangun sejak masa keduanya aktif di dunia militer. Sejak lama, Indonesia dan Yordania menjalin kerja sama latihan militer, termasuk berbagai program pertahanan bersama.

Baca juga:  Dieng Resmi Jadi Geopark Nasional, Pemprov Jateng Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pelestarian Alam

Konteks ini menunjukkan bahwa kerja sama kedua negara tidak berdiri di ruang kosong, melainkan bertumpu pada sejarah panjang dan kepercayaan yang sudah terbangun.

Dalam pertemuan bilateral, Indonesia dan Yordania juga membahas peluang peningkatan kerja sama di sejumlah sektor strategis.

Raja Abdullah II dijadwalkan mengunjungi Danantara Indonesia untuk menjajaki kolaborasi lebih intensif, termasuk terkait komoditas fosfat — salah satu sumber daya penting Yordania.

Diskusi ini membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat pasokan bahan baku industri dan membuka pintu investasi baru.

Baca juga:  KLH Laporkan Kemajuan Signifikan dalam Penanganan Krisis Sampah Nasional

Di sektor pertahanan, kedua negara sepakat memperkuat pelatihan militer bersama. Kolaborasi ini dinilai penting mengingat keduanya memiliki sejarah kerja sama solid di bidang keamanan.

Dalam konteks situasi Gaza, kolaborasi ini juga dapat membuka ruang koordinasi yang lebih erat terkait misi kemanusiaan.

Sugiono menambahkan bahwa kunjungan Raja Abdullah II bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan momentum diplomatik penting untuk memperkuat sinergi kedua negara.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Indonesia dan Yordania untuk merumuskan langkah bersama dalam merespons krisis kemanusiaan di Gaza.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Program GASPOL untuk Penggunaan Gadget Sehat di SDN Leyangan
Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar
Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur
Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:21 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Program GASPOL untuk Penggunaan Gadget Sehat di SDN Leyangan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:21 WIB

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Berita Terbaru

Ragam

Apa Itu Tas Siaga Bencana dan Apa Saja Isinya?

Jumat, 23 Jan 2026 - 19:09 WIB