Kakorlantas Polri Tinjau Revitalisasi ETLE Nasional di Jateng, Dorong Penegakan Hukum yang Humanis

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho meninjau langsung pelaksanaan revitalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi di Indonesia.

Dalam arahannya di Aula Borobudur Dirlantas Polda Jawa Tengah, Irjen Agus memberikan apresiasi atas capaian positif Ditlantas Polda Jateng dalam penerapan sistem tilang elektronik.

Menurutnya, sepanjang 2024 terjadi peningkatan signifikan dalam berbagai indikator kinerja ETLE.

“Saya sampaikan apresiasi kepada Dirlantas Polda Jawa Tengah dan para Kasat Lantas, karena tahun 2024 itu tercapture kenaikan 138 persen. Tervalidasi naik 172 persen, terkonfirmasi 153 persen, dan terbayar 152 persen,” ungkap Irjen Agus, 21 Oktober 2025.

Baca juga:  Inflasi Akhir Tahun Jadi Ujian Solidaritas Nasional, Wamendagri Tekankan Sinergi Daerah

Tak hanya menyoroti kemajuan teknologi, Kakorlantas juga menekankan pentingnya perubahan perilaku aparat lalu lintas di era digital.

Ia mengingatkan agar setiap polisi lalu lintas mampu tampil lebih ramah, komunikatif, dan menjadi sahabat masyarakat di jalan.

“Polantas harus bersahabat dengan masyarakat. Di era digital dan media sosial yang sangat dominan, perilaku kita juga harus berubah. Layani masyarakat dengan humanis,” ujarnya.

Program “Polantas Menyapa” disebut Irjen Agus sebagai contoh nyata pendekatan humanis yang patut diteruskan. Menurutnya, keberadaan polisi di jalan seharusnya menenangkan, bukan menakutkan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Sosialisasikan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah di RW 05 Kaligawe, Susukan

Irjen Agus juga menyampaikan bahwa sistem ETLE akan terus dikembangkan secara nasional. Saat ini, jumlah kamera ETLE di seluruh Indonesia baru mencapai sekitar 1.263 unit.

Ia menargetkan peningkatan hingga 5.000 kamera pada tahun 2026 agar pengawasan lalu lintas semakin efektif.

“Di Jawa Tengah ini sudah berjalan baik, tapi nanti akan kami tingkatkan. Saya minta di tahun 2026 jumlah kamera ETLE bisa mencapai 5.000,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penegakan hukum ke depan akan lebih mengandalkan teknologi digital hingga 95 persen, sedangkan tilang manual hanya digunakan sekitar 5 persen.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 10 Gelar Sosialisasi Pembukuan Sederhana di Desa Trayu

Dengan begitu, penegakan hukum dapat berjalan lebih transparan, akurat, dan bebas dari interaksi langsung yang berpotensi menimbulkan gesekan di lapangan.

Lebih lanjut, Kakorlantas menekankan bahwa penegakan hukum bukan semata soal menindak pelanggaran, tetapi juga mendidik masyarakat agar sadar berlalu lintas.

“Tidak harus dan tidak bangga melakukan pendekatan hukum. Kedepankan edukasi, jadikan pengguna jalan sadar dengan dirinya sendiri,” ujarnya.

Saat ini, berbagai jenis teknologi telah digunakan dalam sistem ETLE, mulai dari kamera statis, handheld, mobile onboard, hingga sistem portabel dan drone. Semua perangkat itu akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Editor : Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur
Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:21 WIB

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Berita Terbaru