Mahasiswa KKN Kelompok 31 UPGRIS Laksanakan Penanaman Bibit Pohon di Desa Jatijajar

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Okt 2025 07:29 9 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Kelompok 31 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di Desa Jatijajar, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta upaya nyata dalam mendukung penghijauan desa.

Kegiatan ini melibatkan perangkat desa dan masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih asri.

Bibit tanaman yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari 200 bibit pohon balsa, 20 bibit palem, 20 bibit pucuk merah, 30 bibit salam, dan 10 bibit jengkol.

Seluruh bibit tersebut dibagikan secara merata ke setiap dusun di Desa Jatijajar, yaitu Saren, Jatijajar, Begajah, Senden, dan Kebonan, dengan pembagian yang disesuaikan berdasarkan luas wilayah masing-masing dusun agar penanaman berjalan proporsional.

Baca juga:  Cegah Stunting Usia Dini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan UIN Saifuddin Zuhri Gencarkan Kelas Balita Bersama Bidan Desa

Pengiriman bibit dilakukan menggunakan mobil pick-up milik Kepala Dusun Saren, Bapak Abdul Ajiz, yang turut membantu dalam proses distribusi.

Setelah pembagian selesai, mahasiswa KKN bersama Sekretaris Desa, Bapak Syarif Hidayatullah, dan Kepala Dusun Saren melaksanakan kegiatan penanaman pohon secara simbolis di beberapa titik yang telah ditentukan.

Penanaman bibit ini memiliki makna penting bagi masyarakat, yaitu sebagai langkah kecil dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperindah lingkungan desa.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat jangka panjang, seperti meningkatkan kualitas udara, mengurangi polusi, dan memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 21 Gelar Sosialisasi Program Gogik Library Guna Meningkatkan Minat Baca Siswa MI Ma’arif Desa Gogik

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 31 berharap agar masyarakat Desa Jatijajar terus melanjutkan kebiasaan menanam dan merawat pohon.

Upaya sederhana ini diharapkan dapat menjadi warisan positif bagi generasi mendatang dalam menjaga keberlanjutan alam dan kesejahteraan desa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA