Mahasiswa KKN UPGRIS Buat Reflektor Jalan untuk Tingkatkan Keselamatan Warga di Desa Watuagung

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Okt 2025 04:48 35 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 38 menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan masyarakat dengan membuat dan memasang reflektor jalan di Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Minggu, 5 Oktober 2025.

Reflektor jalan tersebut dibuat menggunakan pipa paralon berukuran 2,5 inci yang dibalut dengan stiker reflektor berwarna merah dan kuning.

Ketika terkena sorotan lampu kendaraan pada malam hari, reflektor akan memantulkan cahaya terang sehingga membantu pengendara melihat kondisi jalan dengan lebih jelas.

Sebanyak 40 reflektor berhasil dibuat dan dipasang oleh mahasiswa KKN di enam titik lokasi berbeda di Desa Watuagung.

Titik-titik tersebut merupakan area berbelok dan minim penerangan, bahkan beberapa di antaranya berada di sisi jalan yang berdekatan dengan jurang.

Baca juga:  Rahasia Sukses Jurnalis: Prompt Gemini AI untuk Copywriting yang Menggandakan Klik dan Engagement!

Reflektor ditanam dengan cara dicor menggunakan campuran pasir agar kokoh dan tahan lama.

Ketua kelompok KKN UPGRIS 38 menjelaskan bahwa pemasangan reflektor ini merupakan bentuk program kerja berbasis kebutuhan masyarakat yang sebelumnya telah diidentifikasi melalui observasi lapangan.

“Kami melihat beberapa ruas jalan di Desa Watuagung cukup rawan pada malam hari karena minim penerangan. Maka kami berinisiatif membuat reflektor sederhana dari bahan yang mudah didapat, namun fungsinya sangat membantu keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Warga Desa Watuagung turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UPGRIS tersebut.

Baca juga:  Digitalisasi UMKM oleh KKN UIN Walisongo Semarang di Desa Lanji

Ia menyebutkan bahwa reflektor ini diharapkan memberikan manfaat bagi warga, terutama para pengendara sepeda motor dan mobil yang melintasi jalan desa saat malam hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS. Semoga program ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan bersama,” ujar salah satu warga desa.

Dengan adanya reflektor jalan ini, diharapkan angka kecelakaan akibat kondisi jalan gelap dapat diminimalisir.

Program sederhana namun berdampak besar ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan KKN tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga pada aspek keselamatan dan kesejahteraan lingkungan.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Ikut Meriahkan Senam Pagi Bersama Warga Desa Watuagung

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA