Mahasiswa KKN 13 UPGRIS Kenalkan Inovasi Lilin Aromaterapi dari Limbah Rumah Tangga

waktu baca 2 menit
Senin, 22 Sep 2025 09:10 34 jatengvox

Jatengvox.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 13 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan penyuluhan dan praktik pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah, yang dilaksanakan di Balai RW 12 Sebantengan, Kelurahan Ungaran pada Minggu, 21 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga serta menciptakan produk ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi. Acara ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan antusias dan partisipasi aktif.

Dalam sesi penyuluhan, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai bahaya pembuangan minyak jelantah ke lingkungan, serta potensi pengolahan minyak bekas tersebut menjadi lilin aromaterapi yang aman dan bernilai guna.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Kelompok 31 UPGRIS Gelar Pelatihan Coding di SDN 2 Jatijajar

Masyarakat dikenalkan pada manfaat lilin aromaterapi, seperti meningkatkan relaksasi, memperbaiki suasana hati, dan sebagai alternatif penerangan alami.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • Proses penyaringan minyak jelantah agar layak digunakan kembali

  • Bahan tambahan yang digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi (seperti lilin parafin/gel, pewarna, dan minyak esensial)

  • Teknik pencampuran bahan, pencetakan, dan pengemasan produk

Setelah sesi pemaparan materi, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan lilin aromaterapi secara berkelompok.

Dengan bimbingan dari mahasiswa KKN, warga berhasil menghasilkan lilin dengan aroma seperti lavender, jasmine, dan kopi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bantu Pelayanan Posyandu ILP dan Cek Kesehatan Gratis di Desa Banjarejo Demak

Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis limbah rumah tangga.

Masyarakat RW 12 Sebantengan menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan harapan agar pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkala.

Mereka juga tertarik untuk mengembangkan keterampilan ini menjadi produk UMKM yang bernilai jual.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA