Pembinaan Pembuatan Proposal Pengajuan Alat D’Ozone kepada Warga Desa Candisari

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Warga Desa Candisari mengikuti kegiatan pembinaan pembuatan proposal pengajuan dana untuk pembelian alat D’Ozone pada Senin, 25 Agustus 2025.

Acara yang berlangsung di Balai Desa Candisari ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menyusun proposal yang baik dan sesuai standar lembaga pendanaan, sehingga rencana pengadaan alat D’Ozone dapat berjalan lancar.

Dalam pembinaan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo hadir sebagai narasumber.

Mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya penyusunan proposal yang sistematis.

Proposal tidak hanya berfungsi sebagai syarat administrasi, tetapi juga sebagai gambaran rencana kerja dan kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Ikut Meriahkan Senam Pagi Bersama Warga Desa Watuagung

Melalui proposal yang baik, peluang memperoleh bantuan dana dari pihak eksternal akan lebih besar.

Salah satu fokus kegiatan adalah penawaran pembuatan proposal pengajuan dana.

Warga Desa Candisari diperkenalkan pada kerangka proposal yang dapat digunakan untuk mengajukan pembelian alat D’Ozone.

Dengan format yang jelas—mulai dari latar belakang, tujuan, manfaat, hingga rincian anggaran—diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan dengan kebutuhan desa.

Selain itu, mahasiswa KKN juga membagikan tips praktis serta studi kasus dari proposal-proposal yang pernah berhasil.

Mereka menjelaskan bagaimana sebuah proposal dinilai layak oleh lembaga pemberi dana, serta hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan agar tidak ditolak.

Baca juga:  Bebas Denda, Begini Cara Dapat Keringanan Lewat Program Pemutihan BPJS Kesehatan

Beberapa contoh nyata dipaparkan sehingga warga lebih mudah memahami teknik penyusunan proposal yang efektif.

Lebih lanjut, para mahasiswa menegaskan bahwa proposal yang telah disusun nantinya akan diajukan ke Bank Indonesia.

Lembaga ini dinilai sebagai salah satu mitra strategis dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk penyediaan sarana kesehatan dan kebersihan seperti alat D’Ozone.

Dukungan dari Bank Indonesia diharapkan dapat mempercepat realisasi program ini.

Kepala Desa Candisari menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pembinaan ini.

Menurutnya, pembelajaran mengenai pembuatan proposal sangat penting, karena dapat meningkatkan kemampuan administrasi masyarakat sekaligus membuka peluang baru dalam pembangunan desa.

Baca juga:  Kolaborasi KKN Posko 10 dan Warga Pongangan: Ciptakan Sabun Ramah Lingkungan dari Eco Enzyme

“Kami berharap, dengan adanya pelatihan dari mahasiswa KKN ini, warga mampu membuat proposal yang benar-benar berkualitas, sehingga pengadaan alat D’Ozone bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Warga Desa Candisari pun antusias mengikuti kegiatan hingga akhir. Mereka menyadari bahwa kemampuan menyusun proposal bukan hanya berguna untuk program ini saja, tetapi juga dapat diterapkan untuk berbagai kebutuhan desa lainnya.

Dengan demikian, pembinaan yang difasilitasi mahasiswa KKN UIN Walisongo ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pengelolaan program yang lebih profesional.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis
Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga
Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra
Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana
Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara
IRA Hadir dengan Harga Agresif! Mampukah Layanan 5G FWA Ini Menjadi Penantang Fiber?
Pemerintah Siapkan Anggaran Pemulihan Rp51,82 Triliun untuk Bencana Sumatra, Masih Bisa Bertambah
Dampingi Anak Terdampak Banjir, Kemenkomdigi Perluas Layanan Psikososial di Kota Padang

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:46 WIB

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:49 WIB

Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga

Senin, 8 Desember 2025 - 16:12 WIB

Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra

Senin, 8 Desember 2025 - 15:04 WIB

Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana

Senin, 8 Desember 2025 - 11:53 WIB

Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara

Berita Terbaru