Festival Film Santri 2025 Dibuka, Vino G. Bastian Bagikan Wawasan Akting dan Dakwah

waktu baca 2 menit
Kamis, 25 Sep 2025 13:19 19 Redaksi

Jatengvox.com – Festival Film Santri 2025 resmi membuka rangkaian seminar perdananya pada Rabu, 24 September 2025 di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Seminar yang digelar di Gedung Olahraga PMDG ini menghadirkan aktor ternama Vino G. Bastian sebagai pembicara utama.

Dalam sambutan awal, Vino mengaku merasa terhormat bisa hadir di tengah para santri. Ia juga mengenang pesan orang tuanya yang selalu menekankan pentingnya pendidikan di pesantren.

“Saya bisa berada di sini berkat doa orang tua saya, yang sejak dulu selalu mengingatkan bahwa jika ingin kuliah, harus mondok. Dan pondok yang mereka pilih adalah Gontor,” ungkapnya.

Vino kemudian menegaskan pandangannya bahwa film memiliki peran strategis, bukan sekadar tontonan semata, melainkan sarana pendidikan sekaligus dakwah.

Baca juga:  KAI Bandara Perkuat Konektivitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA

Pernyataan Vino sejalan dengan pesan Pimpinan PMDG, Drs. K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., yang menekankan bahwa seni, termasuk perfilman, diarahkan sebagai sarana pendidikan yang mengandung nilai moral.

Menurutnya, film di tangan santri bisa menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan pesan kebaikan dan membentuk karakter masyarakat.

“Film itu bukan hanya hiburan, tapi bisa menjadi sarana edukasi dan dakwah yang kuat. Saya yakin santri memiliki potensi besar untuk mewujudkannya,” kata Vino.

Selama lebih dari dua jam, Vino membagikan pengalaman tentang seni akting, cara membangun karakter, hingga teknik menggali emosi untuk menghidupkan peran dalam film.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tingkatkan Visibilitas UMKM Desa Peron Melalui Digitalisasi Google Maps

Peserta yang terdiri dari santri dan pegiat perfilman terlihat antusias, karena bisa langsung belajar dari aktor berpengalaman.

Festival ini digelar dalam rangka 100 Tahun PMDG. Tujuannya memberi ruang bagi santri dari seluruh Indonesia untuk berkarya di bidang perfilman, sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan dakwah melalui medium visual.

Vino pun mengapresiasi ajang ini.

“Dari banyaknya festival film yang saya datangi di berbagai negara, Festival Film Santri ini sangat luar biasa. Film yang dihasilkan di sini tidak hanya hiburan, tapi juga tuntunan,” ujarnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 32 UIN Walisongo Tanamkan Nilai Anti Bullying dan Etika Digital di SDN 01 Margosari
Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA