Proyek Drainase Jalan Sukarno Hatta–Sugiono Kebumen Capai 64 Persen, Diprediksi Rampung Lebih Cepat

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Proyek rehabilitasi drainase di Jalan Sukarno Hatta dan Jalan Sugiono, Kebumen, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Hingga akhir September 2025, progres pekerjaan sudah mencapai 64 persen, jauh melampaui target awal yang dipatok 26 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Joni Hernawan, saat meninjau lokasi pada Rabu, 24 September 2025 menjelaskan, dengan capaian itu, proyek berpotensi selesai lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan, yakni 12 Desember 2025.

“Dengan progres 64 persen, berarti pengerjaan lebih cepat 42 persen dari rencana. Harapannya, drainase ini sudah bisa difungsikan sebelum musim hujan,” ujarnya.

Baca juga:  Kreatif dan Ramah Lingkungan! Mahasiswa KKN UIN Walisongo Latih Warga Buat Sabun dari Eco Enzyme

Saat ini, tim pelaksana tengah menuntaskan pekerjaan pembesian, pemasangan begisting, hingga pengecoran saluran drainase di sekitar Tugu Walet.

Pekerjaan utama berupa pemasangan box culvert pun hampir rampung. Infrastruktur ini diharapkan segera mengurangi risiko genangan yang kerap terjadi di pusat kota Kebumen.

Proyek drainase ini menggunakan anggaran sebesar Rp3,93 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan (APBDP) 2025 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Kebumen.

Pemerintah menekankan pentingnya proyek ini sebagai solusi jangka panjang mengatasi persoalan banjir di wilayah perkotaan.

Sebelumnya, aliran air drainase dari kawasan Sukarno Hatta mengarah ke timur menuju Kali Bakung. Namun, dengan skema baru, air akan dialirkan ke Sungai Lukulo.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Sosialisasi Pengolahan Sampah Bersama Ibu-Ibu PKK di RW 05 Kaligawe, Susukan

Perubahan jalur aliran ini diyakini akan lebih efektif dalam mengurangi genangan.

Menurut Joni Hernawan, perbaikan drainase perkotaan Kebumen akan dilakukan secara bertahap.

Tahun ini difokuskan pada pembangunan saluran utama yang langsung terkoneksi dengan Sungai Lukulo.

“Untuk jangka panjang, Pemkab Kebumen berupaya menuntaskan masalah banjir dengan menyambungkan saluran-saluran lain ke sistem utama yang dibangun tahun ini,” jelasnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru