Gotong Royong Jaga Generasi Sehat, Posyandu Gondoriyo Libatkan Mahasiswa KKN UPGRIS

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pada awal September 2025, kegiatan Posyandu di Desa Gondoriyo, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, kembali dilaksanakan di beberapa dusun, yakni Dusun Kambangan, Sidoarjo, Krajan, Setro, dan Jimbaran.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang selalu ditunggu masyarakat, khususnya para ibu dan balita, sebagai upaya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan Bidan Desa dan Kader Posyandu, tetapi juga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang sedang mengabdi di Desa Gondoriyo.

Sejak pagi, para orang tua tampak bersemangat membawa anak-anak mereka ke lokasi posyandu.

Baca juga:  Mahasiswa KKN 25 UPGRIS Gelar Bimbingan Belajar untuk Anak-anak Desa Gebugan

Mahasiswa KKN UPGRIS turut hadir membantu Bidan dan Kader Posyandu dalam berbagai kegiatan pelayanan kesehatan, mulai dari menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, mengukur lingkar lengan, hingga lingkar kepala anak-anak.

Selain itu, mahasiswa juga membantu dalam proses pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berisi makanan sehat untuk menunjang gizi balita, serta pembagian obat cacing guna menjaga kesehatan anak-anak dari dalam.

Bidan Desa bersama Kader Posyandu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas keterlibatan mahasiswa KKN UPGRIS.

Menurut mereka, kehadiran mahasiswa sangat membantu memperlancar jalannya kegiatan.

“Kami merasa sangat terbantu dengan partisipasi teman-teman KKN. Mereka cepat tanggap, aktif membantu, dan membuat suasana posyandu lebih hidup. Dengan adanya tambahan tenaga, pelayanan bisa lebih cepat dan tertib, sehingga orang tua dan anak-anak juga lebih nyaman,” ujar salah satu kader posyandu.

Baca juga:  Kemenag Gelar MHQ Internasional Pertama Khusus Disabilitas Netra di Jakarta, Peserta Datang dari 12 Negara

Bagi mahasiswa KKN UPGRIS, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.

Mereka tidak hanya terjun membantu secara teknis, tetapi juga belajar memahami peran penting posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar di desa.

Posyandu bukan sekadar tempat memantau berat badan dan tinggi badan balita, melainkan juga sarana edukasi kesehatan, gizi, dan pola asuh anak.

Koordinasi antara Bidan, Kader Posyandu, dan mahasiswa KKN juga menunjukkan wujud sinergi yang baik antara tenaga kesehatan dan akademisi dengan masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Mengadakan Revitalisasi Taman dengan Konsep Ramah Lingkungan Bersama Ibu-ibu PKK RW 05 Kaligawe, Susukan

Hal ini selaras dengan tujuan KKN Tematik UPGRIS Mengabdi yang tidak hanya menyalurkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, khususnya bagi anak-anak sejak dini.

Dengan adanya kegiatan bersama ini, diharapkan masyarakat Desa Gondoriyo semakin peduli terhadap kesehatan keluarga, sementara mahasiswa KKN memperoleh pengalaman langsung yang bermanfaat untuk masa depan mereka sebagai calon pendidik maupun tenaga profesional.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga kesehatan anak-anak adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru