KKN MIT 22 Posko 117 UIN Walisongo Semarang Kobarkan Semangat Generasi Peradaban Lewat Gema Maulid Menuju Indonesia Peradaban Dunia

waktu baca 4 menit
Senin, 24 Agu 2026 20:30 8 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Posko 117 menggelar kegiatan Lomba Gema Maulid Nabi Muhammad dengan mengusung tema “Dalam Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin sore, bertempat di Balai Desa Kuncir dan Masjid At-Taqwa, Desa Kuncir, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Divisi Pendidikan dan Sosial KKN MIT 22 Posko 117 UIN Walisongo Semarang dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Melalui kegiatan Lomba Gema Maulid Nabi, mahasiswa KKN menghadirkan ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap Rasulullah SAW melalui berbagai perlombaan bernuansa Islami.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembentukan karakter bagi peserta.

Melalui lomba Adzan, lantunan lagu Islami ataupun Shalawat, hafalan. peserta diajak untuk mengenal dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat berkompetisi juga diarahkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, sportivitas, kebersamaan, dan keberanian dalam menampilkan kemampuan di hadapan orang lain.

Pelaksanaan Lomba Gema Maulid Nabi menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam menghidupkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Desa Kuncir.

Baca juga:  Rating Bintang 3 Validasi Komitmen Gokomodo terhadap Agribisnis Berkelanjutan

Dengan mengusung semangat “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah kecil dalam menanamkan nilai akhlak, keteladanan, dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW kepada generasi muda sebagai bekal dalam membangun masa depan yang berkarakter dan beradab.

Koordinator Divisi Pendidikan dan Sosial Posko 117 KKN MIT 22 UIN Walisongo Semarang mengatakan bahwa kegiatan Lomba Gema Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, keteladanan Rasulullah, serta membangun karakter generasi muda di Desa Kuncir.

“Kegiatan ini kami hadirkan bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai ruang bagi anak-anak untuk belajar, berkarya, meningkatkan kepercayaan diri, dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat Maulid Nabi dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk menerapkan akhlak dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.”

Dalam kegiatan Gema Maulid Nabi Muhammad SAW, peserta mengikuti tiga perlombaan utama, yaitu lomba adzan, lagu Islami, dan hafalan surah-surah pendek.

Lomba adzan menjadi wadah bagi peserta untuk melatih keberanian dan kemampuan melantunkan adzan dengan baik.

Sementara itu, lomba lagu Islami memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengekspresikan kecintaan terhadap ajaran Islam melalui lantunan yang sarat pesan positif.

Adapun lomba surah-surah pendek menjadi sarana untuk mengasah hafalan sekaligus menumbuhkan kecintaan peserta terhadap Al-Qur’an.

Baca juga:  Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi

Rangkaian perlombaan berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme. Para peserta tampil secara bergantian di hadapan dewan juri dengan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Melalui kegiatan tersebut, KKN MIT 22 Posko 117 UIN Walisongo Semarang berharap Gema Maulid tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan keberanian, kepercayaan diri, sportivitas, serta semangat generasi muda dalam mengenal dan mengamalkan nilai-nilai Islam.

Salah Satu Pihak Orang Tua Wali dari Peserta lomba Gema Mulid di desa Kuncir yang Sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN.

Salah satu orang tua wali peserta lomba Gema Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kuncir menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN MIT 22 Posko 117 UIN Walisongo Semarang.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat sekaligus meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri.

“Saya Selaku Perwakilan dari orang tua wali yang Mengikuti Lomba Yang di selenggarakan Oleh KKN, sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak bisa mendapatkan pengalaman baru, belajar berani tampil di depan orang lain, sekaligus lebih mengenal kegiatan keislaman melalui lomba adzan, lagu Islami, dan hafalan surah-surah pendek. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat positif dan bermanfaat bagi anak-anak di Desa Kuncir.” Saya berharap kegiatan Gema Maulid dapat menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk terus belajar, mengembangkan bakat, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Baca juga:  Wamenag Dorong Tiga Madrasah Unggulan di Setiap Provinsi, Fokus Sains hingga Vokasi

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN MIT 22 Posko 117 UIN Walisongo Semarang dalam mendukung pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman bagi anak-anak di Desa Kuncir.

Melalui lomba adzan, lagu Islami, dan hafalan surah-surah pendek, peserta tidak hanya diajak berkompetisi, tetapi juga diberikan ruang untuk mengembangkan bakat, keberanian, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap ajaran Islam.

Pelaksanaan Gema Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar tentang sportivitas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan keberanian tampil di depan orang lain.

Suasana kegiatan yang meriah dan penuh kebersamaan diharapkan dapat memberikan pengalaman positif sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN, peserta, orang tua, dan masyarakat Desa Kuncir.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap semangat memperingati Maulid Nabi tidak berhenti pada perlombaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengusung semangat “Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini diharapkan turut mendorong lahirnya generasi muda yang berakhlak, percaya diri, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

 

 

Penulis : Farastya Mifta Widhia Rafita, Arinal Haqqa Anwar, Try Cahya Ningrum.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA