KKN MIT UIN Walisongo Gelar Edukasi Pencegahan Jentik dan Penghijauan bersama Siswa SDN Kalibeji 01

waktu baca 3 menit
Jumat, 21 Agu 2026 20:00 12 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 34 mengadakan kegiatan edukasi lingkungan di SDN Kalibeji 01 pada Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menggabungkan kegiatan yang bersifat edukatif dan menyenangkan, yaitu fun game, penghijauan lingkungan sekolah, serta sosialisasi mengenai jentik-jentik.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto yang turut bekerja sama dalam memeriahkan dan mendampingi jalannya acara.

Kegiatan diawali dengan fun game sebagai ice breaking sebelum masuk ke kegiatan utama. Setelah fun game selesai, mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 34 mulai mempersiapkan berbagai peralatan dan media yang akan digunakan untuk kegiatan penghijauan.

Kegiatan penghijauan ini diikuti oleh siswa kelas 3A dan 3B. Para siswa kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari dua orang.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Gebugan Tampilkan Inovasi UMKM dan Budaya Lokal di Expo KKN Bergas Lor

Setiap kelompok mendapatkan satu polybag berisi tanaman hias dan satu pot yang nantinya digunakan untuk menanam. Sebelum mulai menanam, mahasiswa terlebih dahulu memberikan contoh sederhana mengenai cara memindahkan dan menanam tanaman ke dalam pot, termasuk cara menyiram tanaman dengan benar.

Setelah seluruh kelompok selesai menanam, para siswa kemudian diarahkan untuk meletakkan tanaman pada beberapa titik di lingkungan sekolah yang telah ditentukan.

Tanaman-tanaman tersebut diharapkan dapat membuat lingkungan sekolah menjadi lebih hijau dan nyaman sekaligus menumbuhkan kebiasaan siswa untuk ikut menjaga dan merawat lingkungan di sekitar mereka.

Di waktu yang bersamaan, kegiatan lain juga berlangsung di ruang kelas 2. Mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 34 memberikan sosialisasi mengenai jentik-jentik kepada para siswa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Manfaat Konsumsi Ikan untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak di Desa Tegalsari

Sosialisasi ini dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar materi dapat lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan mengenai apa itu jentik-jentik, bagaimana jentik-jentik dapat hidup dan berkembang biak, serta tempat-tempat yang biasanya menjadi lingkungan bagi perkembangannya.

Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak keberadaan jentik-jentik terhadap kesehatan dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa berharap siswa tidak hanya mengetahui apa itu jentik-jentik, tetapi juga dapat menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengetahuan yang diberikan diharapkan dapat mereka bawa pulang dan dibagikan kembali kepada keluarga maupun orang-orang di sekitar mereka.

Rangkaian kegiatan antara penghijauan dan sosialisasi jentik-jentik sengaja dikemas dengan cara yang sederhana dan menyenangkan agar siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga ikut terlibat secara langsung.

Baca juga:  Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga

Penghijauan menjadi bentuk kegiatan nyata untuk mengajak siswa peduli terhadap lingkungan, sementara sosialisasi jentik-jentik memberikan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

“Lewat kegiatan ini, kami berharap anak-anak nggak cuma tahu dari materi aja, tapi juga bisa langsung praktik. Misalnya lewat kegiatan menanam, mereka jadi ikut belajar kalau menjaga lingkungan itu sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal kecil. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka bisa lebih peduli dan terbiasa menjaga lingkungan di sekitar mereka,” ujar Lia.

Melalui kegiatan ini, KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Posko 34 bersama pihak sekolah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau, bersih, dan nyaman. Tidak hanya sekadar menanam tanaman atau mengenalkan jentik-jentik, kegiatan tersebut menjadi langkah kecil untuk menanamkan kebiasaan peduli lingkungan kepada siswa sejak dini.

 

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA