Kenali Kandungan Yodium pada Garam, Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi Pemeriksaan di Posyandu Desa Tanjung

waktu baca 2 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 20:27 6 jatengvox

Jatengvox.com — Kegiatan Posyandu menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilakukan bersama masyarakat Desa Tanjung. Pada 8 Agustus 2026, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro turut mengikuti kegiatan tersebut. Erlina Yuniar Wulansari dari Fakultas Hukum ikut membantu kegiatan bersama ibu-ibu Posyandu, sementara Salsabila Ayunda dari Fakultas Kedokteran membantu melakukan pengukuran pada peserta Posyandu.

Salsabila ikut melakukan beberapa pengukuran, yaitu lingkar lengan atas (LILA), tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala. Pengukuran dilakukan kepada peserta yang datang dengan menggunakan alat yang telah disiapkan. Selama prosesnya, Salsabila juga didampingi dan dibantu oleh ibu-ibu Posyandu yang sudah terbiasa melakukan kegiatan tersebut.

Di waktu yang sama, Erlina mendapat kesempatan untuk belajar mengenai pemeriksaan garam beryodium. Ibu-ibu Posyandu memperkenalkan cairan tes yodium yang digunakan untuk mengetahui kandungan yodium pada garam. Erlina kemudian diberi tahu cara mengambil sedikit garam sebagai sampel sebelum cairan tes diteteskan.

Baca juga:  Ramah Lingkungan, Gedung-gedung di IKN Gunakan Beton Bersertifikasi Green Label dari Batching Plant WSBP Sepaku

Setelah cairan diteteskan, warna pada garam mulai berubah. Ibu-ibu Posyandu kemudian menjelaskan bahwa warna ungu tua menunjukkan kandungan yodium yang baik, sedangkan warna ungu muda menunjukkan kandungan yodium yang masih kurang. Erlina tidak hanya melihat prosesnya, tetapi juga mencoba meneteskan cairan tes tersebut sendiri dengan mengikuti arahan yang diberikan.

Pemeriksaan dilakukan beberapa kali sambil membandingkan warna yang muncul pada garam. Dari situ, Erlina bisa melihat langsung perbedaan warna hasil tes dan memahami cara membaca hasilnya. Ibu-ibu Posyandu juga menjelaskan kembali ketika Erlina masih memastikan apakah warna yang muncul termasuk ungu tua atau ungu muda.

Kegiatan berlangsung cukup santai. Di sela-sela pengukuran dan pemeriksaan, mahasiswa KKN berbincang dengan ibu-ibu Posyandu dan mengikuti kegiatan sampai selesai. Kegiatan ini juga memperlihatkan keterlibatan mahasiswa dari bidang yang berbeda dalam membantu kegiatan masyarakat, dengan Salsabila yang ikut membantu pengukuran dan Erlina yang mengikuti pemeriksaan garam beryodium.

Baca juga:  Pembuatan Gantungan Kunci Resin dari Sampah Bekas Jajan, Wujud Kreativitas Mahasiswa dan Warga dalam Mengurangi Limbah Plastik

Bagi Erlina, kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru karena dapat mencoba langsung pemeriksaan garam beryodium yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Sementara itu, Salsabila dapat ikut membantu proses pengukuran peserta Posyandu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Desa Tanjung.

 

Penulis : Erlina Yuniar Wulansari

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA