Jatengvox.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun Akademik 2025/2026 memberikan edukasi mengenai literasi digital kepada ibu-ibu PKK RW 03 Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi arus informasi serta berbagai ancaman yang muncul di ruang digital.
Materi literasi digital disampaikan oleh Marian Tri Setyani, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Administrasi Publik. Program yang disampaikan yaitu bertajuk CERMAT atau Cerdas Menghadapi Informasi dan Ancaman Digital. Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai cara menyikapi informasi digital secara lebih kritis dan aman.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan mengenali informasi yang benar dan salah. Arus informasi yang semakin cepat membuat masyarakat dapat menerima berbagai macam informasi melalui media digital. Kondisi tersebut membutuhkan kecermatan agar informasi yang diterima tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan tanpa terlebih dahulu diperiksa kebenarannya.
Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan komunikasi publik yang responsif. Peserta diajak memahami beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menerima informasi melalui media sosial. Kemampuan untuk mengenali informasi mencurigakan menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penyebaran informasi yang tidak benar di lingkungan masyarakat.
Selain membahas informasi yang dapat diterima dengan mudah, program CERMAT juga memberikan edukasi mengenai perlindungan data pribadi. Peserta diingatkan mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi ketika menggunakan berbagai layanan digital. Data pribadi merupakan informasi yang perlu dijaga agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ibu-ibu PKK RW 03 Desa Nganjat menyambut baik kegiatan yang diberikan mahasiswa KKN Undip. Kemampuan menghadapi informasi digital menjadi semakin penting karena ibu rumah tangga tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mengelola kebutuhan keluarga, tetapi juga perlu memiliki kecakapan dalam menyikapi informasi yang diterima melalui media digital.
Program CERMAT diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Nganjat dalam menggunakan media digital secara lebih bijak. Kemampuan mengenali hoaks, menjaga data pribadi, serta menghindari ancaman kejahatan siber menjadi bekal penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Penulis : Marian Tri Setyani
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar