Inovasi Kemasan Stik Duri Ikan Nila, Mahasiswa KKN Undip Dorong Produk UMKM Nganjat Lebih Berdaya Saing

waktu baca 2 menit
Sabtu, 1 Agu 2026 21:10 3 jatengvox

Jatengvox.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro turut mendorong peningkatan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program sosialisasi label kemasan pangan dan inovasi kemasan produk yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Nganjat, Selasa (28/7/2026).

Program tersebut dibawakan oleh Khanayya Reva Dhania, mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Program Studi Teknologi Pangan. Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian program kerja multidisiplin bertajuk “Integrasi Penguatan UMKM dan Potensi Wisata Desa Nganjat sebagai Model Pemberdayaan Berkelanjutan”. Kegiatan diikuti oleh perangkat desa, pelaku UMKM, serta warga setempat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan produk unggulan desa.

Dalam pemaparannya, diberikan edukasi mengenai pentingnya label pada kemasan pangan. Peserta diperkenalkan dengan berbagai informasi yang perlu diperhatikan dalam penyusunan label agar kemasan dapat memberikan informasi yang jelas kepada konsumen. Selain berfungsi sebagai sumber informasi, label yang tersusun dengan baik juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Berikan Edukasi Hukum tentang Bullying kepada Remaja dan Orang Tua Desa Tegalsari

Tidak hanya itu, dalam pemaparannya juga memperkenalkan inovasi kemasan untuk produk “Stik Duri Ikan Nila”, salah satu produk olahan yang memanfaatkan potensi lokal Desa Nganjat. Produk tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan karena ikan nila merupakan salah satu komoditas yang dikenal di wilayah desa. Melalui inovasi pada tampilan kemasan, produk diharapkan memiliki identitas yang lebih kuat dan mampu menarik perhatian calon konsumen.

Pada kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai aspek informasi pada kemasan, tetapi juga diarahkan untuk melihat kemasan sebagai bagian dari strategi pemasaran produk. Kemasan yang informatif, menarik, dan sesuai dengan karakter produk dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan produknya kepada konsumen secara lebih profesional.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM Desa Nganjat dalam mengembangkan produk mereka. Dengan penguatan pada aspek kemasan dan informasi pangan, produk lokal diharapkan mampu memiliki nilai tambah serta meningkatkan daya saing di tengah perkembangan pasar.

Baca juga:  KKN Tim II UNDIP Harsa Tegalontar 2026 Dorong Produk Lokal Masuk Pasar Digital

 

Penulis : Khanayya Reva Dhania

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA