Dari Botol Bekas Menjadi Karya, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Souvenir dan Hiasan HUT RI Berbasis Zero Waste

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 20:11 4 jatengvox

Jatengvox.com — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) tahun ini turut diwarnai dengan aksi peduli lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Nganjat melaksanakan program kerja berupa pemanfaatan botol plastik bekas menjadi souvenir dan hiasan bertema kemerdekaan. Program yang diusung oleh Diva Anna Rosari Simbolon dari jurusan Akuntansi Perpajakan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan program multidisiplin 2 bertema “Nganjat Zero Waste: Sinergi Inovasi, Edukasi, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan.”

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya sampah botol plastik yang berpotensi menjadi limbah apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, momentum perayaan HUT RI identik dengan berbagai kegiatan menghias lingkungan menggunakan berbagai material. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan mahasiswa KKN untuk menghadirkan alternatif yang lebih ramah lingkungan melalui konsep zero waste, yaitu mengurangi timbulan sampah dengan memperpanjang masa guna barang yang sudah tidak terpakai.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengumpulkan botol plastik bekas yang kemudian dibersihkan dan dipilah berdasarkan ukuran serta kondisi fisiknya. Botol yang masih layak digunakan selanjutnya diolah menjadi berbagai bentuk dekorasi dan souvenir bernuansa kemerdekaan. Proses pembuatan dilakukan dengan memanfaatkan kreativitas dan peralatan sederhana sehingga botol plastik yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat memiliki nilai guna dan nilai estetika.

Baca juga:  Tingkatkan K3, Mahasiswa KKN Petakan Bahaya di UMKM Shibori Sidomaju

Hiasan yang dihasilkan kemudian digunakan untuk mempercantik lingkungan dalam rangka menyambut HUT RI. Selain menghasilkan dekorasi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya memilah dan memanfaatkan kembali sampah. Mahasiswa memperkenalkan bahwa pengelolaan sampah tidak selalu membutuhkan teknologi yang rumit. Dengan kreativitas dan kemauan untuk mengolahnya, sampah rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berguna.

Program tersebut juga memiliki keterkaitan dengan bidang Akuntansi Perpajakan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memperkenalkan sudut pandang bahwa pengelolaan sumber daya secara efisien tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga dapat membangun kesadaran mengenai nilai ekonomi dari barang yang sebelumnya dianggap tidak bernilai. Pemanfaatan barang bekas dapat menjadi salah satu langkah awal dalam membangun pola pikir efisiensi sumber daya dan pengurangan biaya dalam kegiatan masyarakat.

Melalui program “Nganjat Zero Waste”, mahasiswa KKN Undip menunjukkan bahwa perayaan HUT RI dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kreativitas sederhana dari botol plastik bekas menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan tidak hanya melalui kemeriahan perayaan, tetapi juga melalui kepedulian, inovasi, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan Desa Nganjat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Rancang dan Bangun Insinerator Sederhana (Rocket Stove) Atasi Persoalan Sampah di Desa Tegalsari

 

Penulis : Diva Anna Rosari Simbolon

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA