Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Teknik Perawatan Perahu Fiberglass Bagi Nelayan Nyamplungsari

waktu baca 2 menit
Jumat, 31 Jul 2026 20:00 11 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja Edukasi Teknik Perawatan Lambung Perahu Fiberglass (FRP) yang bertempat di jamban area pantai Joko Tingkir, Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, pada Jumat (31/07/2026).

Program ini diinisiasi oleh Cesafaresta Samuel Dangawa, mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Undip, yang berperan sebagai fasilitator edukasi teknis sepanjang acara.

Program ini hadir sebagai respons terhadap permasalahan efisiensi biaya operasional melaut serta tingginya risiko kerusakan armada perahu penangkap ikan milik warga setempat.

Baca juga:  Dari Kaleng Hias, Mahasiswa KKN Undip Tanamkan Kebiasaan Menabung Sejak Dini kepada Siswa SDN 02 Bulan

Sebagian besar nelayan tradisional Desa Nyamplungsari saat ini menggunakan perahu berbahan Fiber Reinforced Plastic (FRP).

Namun, pengetahuan terkait pemeliharaan teknis lambung perahu secara berkala masih tergolong rendah, sehingga memicu pembentukan kristal garam, penumpukan biota laut (biofouling seperti teritip), hingga kerusakan serat akibat paparan sinar UV matahari.

Pelaksana program dari Teknik Perkapalan UNDIP menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan efisiensi ekonomi nelayan Nyamplungsari.

Baca juga:  Harga Emas Berpeluang Rebound, Ini Level yang Perlu Dicermati Investor

“Melalui pendampingan ini, kami membantu nelayan menghentikan pemborosan BBM dan tingginya biaya galangan akibat lambung kapal kotor dengan mengajarkan deteksi kerusakan dini serta empat langkah perawatan mandiri yang murah dan mudah,” ujarnya.

Kegiatan diawali pemaparan poster interaktif mengenai tiga perusak lambung kapal (garam, teritip, sinar UV) serta jenis kerusakannya, dilanjutkan empat langkah perawatan mandiri yaitu pembilasan air tawar, pembersihan teritip, pengeringan got perahu (bilge), dan penggunaan terpal penutup.

Lewat edukasi ini, nelayan memahami cara menghemat BBM hingga 15%–20% dari berkurangnya gesekan air sekaligus memperpanjang umur pakai perahu melebihi 10 tahun.

Baca juga:  Mendagri Tegaskan Peran Strategis Inspektorat Daerah dalam Pengawasan dan Efisiensi Fiskal

Perwakilan dari kelompok nelayan Desa Nyamplungsari sangat mengapresiasi kepedulian dan kontribusi nyata mahasiswa KKN UNDIP.

“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan mahasiswa KKN Undip. Dulu kami kira teritip itu masalah sepele, ternyata dampaknya membuat perahu berat dan boros BBM sampai 20%. Penjelasan teknik perawatan dan penambalan ini sangat membantu kami,” ungkap perwakilan nelayan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif, penyerahan & penempelan poster panduan perawatan perahu FRP, serta foto bersama di jamban area pantai Joko Tingkir

 

 

Penulis: Tim KKN-R Undip Tim II Desa Nyamplungsari

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA