EcoChat, Mahasiswa KKN UNDIP Hadirkan Chatbot Informasi Bank Sampah Bumi Sari Desa Nganjat

waktu baca 2 menit
Jumat, 21 Agu 2026 20:11 7 jatengvox

Jatengvox.com — Langkah nyata dalam memajukan pengelolaan lingkungan berbasis teknologi modern terus dipelopori oleh mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) di Desa Nganjat, Kabupaten Klaten. Melalui Program Multidisiplin 2 bertajuk “Nganjat Zero Waste: Sinergi Inovasi, Edukasi, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan”, Dinda Sayra Zazira, mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya (FIB), meluncurkan sebuah inovasi digital bernama EcoChat: Chatbot Bumi Sari Desa Nganjat.

Pengembangan EcoChat dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media penyebaran informasi yang responsif, terintegrasi, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Di era transformasi digital saat ini, kebiasaan warga dalam mengonsumsi data telah bergeser ke arah pemanfaatan sarana praktis berbasis ponsel pintar. Hadirnya platform ini memungkinkannya berfungsi sebagai pusat layanan informasi interaktif selama 24 jam penuh untuk operasional Bank Sampah Bumi Sari.

Integrasi teknologi kecerdasan buatan berbasis percakapan (conversational AI) ini memberikan solusi konkret atas keterbatasan interaksi fisik. Warga tidak perlu lagi meluangkan waktu untuk datang langsung ke lokasi bank sampah atau menunggu sosialisasi tatap muka hanya untuk mengetahui jadwal penimbangan, daftar harga komoditas daur ulang, maupun tata cara pemilahan sampah. Cukup melalui pesan singkat dari perangkat masing-masing, seluruh data yang dibutuhkan dapat diakses secara instan.

Baca juga:  Akses Telekomunikasi Selama Libur Nataru 2025–2026 Terjaga Stabil, Kecepatan Internet Nasional Tembus 80 Mbps

Dari sudut pandang keilmuan perpustakaan dan informasi, Dinda merancang alur komunikasi pada EcoChat agar tidak hanya mudah dioperasikan, tetapi juga ramah pengguna (user-friendly). Arsitektur informasi disusun sedemikian rupa sehingga navigasi menu terasa intuitif bagi masyarakat awam sekalipun. Pendekatan ini memastikan bahwa pesan-pesan edukasi lingkungan disampaikan secara komunikatif dan sistematis.

Melalui sinergi antara literasi digital dan kepedulian ekologis, mahasiswa KKN Tim II UNDIP optimistis bahwa EcoChat mampu menjadi katalisator perubahan perilaku masyarakat. Kemudahan akses informasi diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan partisipasi aktif warga dalam memilah sampah dari rumah tangga. Inovasi ini menjadi pijakan strategis dalam mendukung mewujudkan ekosistem Desa Nganjat yang mandiri, berwawasan lingkungan, serta berkelanjutan di masa depan.

 

Baca juga:  Tingkatkan K3, Mahasiswa KKN Petakan Bahaya di UMKM Shibori Sidomaju

Penulis : Dinda Sayra Zazira

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA