Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Dini, Mahasiswa KKN-T 74 Undip Ajak Anak-Anak Purwosari Sulap Shrink Plastic Jadi Gantungan Kunci Bernilai Jual

waktu baca 3 menit
Senin, 13 Jul 2026 15:55 9 jatengvox

Jatengvox.com – Menumbuhkan jiwa kreatif dan minat berwirausaha pada anak-anak usia sekolah dasar merupakan langkah strategis untuk membentuk mentalitas mandiri di masa depan.

Tidak hanya sekadar melatih keterampilan motorik dan daya imajinasi, pengenalan konsep bisnis sederhana sejak dini dapat menjadi pondasi penting bagi mereka dalam memahami alur produksi, nilai suatu barang, hingga cara mengelolanya.

Melihat peluang tersebut, Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 74 Universitas Diponegoro melaksanakan program edukasi wirausaha cilik dan pembuatan kerajinan tangan bagi anak-anak di Posko KKNT 74 Purwosari pada Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan ini diawali dengan pembuatan produk kreatif berupa gantungan kunci (keychain) yang diajarkan langsung oleh Azalea, dengan memanfaatkan shrink plastic sebagai bahan utama.

Pemilihan bahan ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan produk yang menarik, tetapi juga membawa nilai edukatif mengenai pengurangan sampah dan pemanfaatan material secara lebih bijak.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Bekali Pemuda Desa Jarum Literasi Keuangan dan Investasi

Pada tahap awal ini, siswa juga dibekali materi dasar oleh Defi selaku edukator pengusaha cilik. Menggunakan media infografis, siswa diberikan pemahaman yang mencakup pengenalan modal bahan, alur proses produksi kreasi, hingga strategi pemasaran sederhana yang dapat mereka terapkan.

Setelah produk kreatif berhasil dibuat, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi yang dipandu oleh Barliana mengenai penyusunan laporan pencatatan keuangan bisnis sederhana. Materi ini mencakup cara mencatat pengeluaran untuk pembelian bahan baku serta pemasukan yang diperoleh dari hasil penjualan.

Penyampaian dilakukan dengan bahasa dan format yang sesederhana mungkin agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar, sehingga mereka dapat mengenal pentingnya pencatatan keuangan sejak dini.

Sebagai tahap penutup, anak-anak juga diberi materi mengenai cara menghitung laba dari produk handmade yang telah diproduksi. Berbekal catatan pemasukan dan pengeluaran yang telah disusun sebelumnya, siswa diperkenalkan pada konsep dasar bagaimana sebuah usaha dapat memperoleh keuntungan.

Baca juga:  Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala

Melalui materi ini, mereka mulai memahami bahwa aktivitas berkreasi juga dapat menjadi peluang bisnis yang menguntungkan apabila dikelola dengan baik.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib. Para siswa sekolah dasar mengikuti setiap instruksi yang diberikan dengan teliti dan penuh antusiasme selama proses pembuatan produk berlangsung.

Ketelitian dan keterlibatan aktif mereka pada tahap awal ini memberikan dampak positif pada sesi berikutnya, terutama ketika materi yang disampaikan mulai memasuki aspek pencatatan dan perhitungan keuangan.

Berkat pemahaman yang sudah terbangun dari tahap sebelumnya, siswa dapat menangkap materi lanjutan mengenai pencatatan keuangan dan penghitungan laba dengan relatif mudah, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara berkesinambungan dari satu tahap ke tahap berikutnya.

Program ini mendapat sambutan hangat dan respons positif dari para peserta.

Baca juga:  Wujud Kepedulian Sosial Mahasiswa KKN Tim 75 Undip: Dari Upcycling, Desa Wisata, hingga Edukasi Konservasi Mangrove di Kelurahan Mangunharjo

“Kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami dapat belajar membuat gantungan kunci sendiri tanpa harus membelinya secara daring. Hasil kreasinya sangat bagus dan mendapat apresiasi dari teman-teman di sekolah. Pendampingan dari tim mahasiswa KKN juga sangat interaktif dan menyenangkan,” ujar Mirza, salah satu anak yang berpartisipasi.

Kesan senada juga diungkapkan oleh Arum, peserta lainnya. “Proses pembuatan gantungan kunci ini sangat seru dan berkesan. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sehingga kami berharap dapat kembali berpartisipasi dalam program edukasi serupa di masa mendatang,” tuturnya.

Melalui inisiatif ini, Tim KKN-T 74 Undip berharap semangat kreativitas dan jiwa kewirausahaan anak-anak di Purwosari dapat terus terasah, memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan potensi diri mereka.

 

 

Penulis: Barliana Ash Habiya, Defi Luthfika Arsyanda, Azalea Hanna Kristy Aritonang, Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Diponegoro

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA