Jatengvox.com – Posyandu menjadi program penting dalam memantau dan menilai tumbuh kembang ibu dan anak agar dapat mencapai tahap perkembangan yang maksimal.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro turut mengambil peran dalam program sosial kemasyarakatan Posyandu yang diselenggarakan di berbagai dusun wilayah Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap bulannya dengan sasaran utama ibu hamil, ibu menyusui, balita, batita, serta lansia.
Setiap kegiatan Posyandu didampingi oleh kader kesehatan dari masing-masing dukuh serta Ibu Yayan selaku bidan yang rutin hadir memeriksa serta memberi konsultasi di Desa Kandeman.
Kegiatan Posyandu terdiri dari pengukuran kondisi peserta Posyandu, pencatatan dan analisis hasil pengukuran kesehatan, serta pemberian vaksin dan vitamin kepada batita dan balita.
Pengukuran meliputi tinggi badang, berat badan, lingkar kepala/pinggang, serta lingkar lengan atas (LILA).
Salah satu mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, Hayfa Adristi Larasati, menunjukkan keterlibatannya sebagai mahasiswa Psikologi dalam kegiatan Posyandu. Kegiatan tersebut mampu menilik lebih lanjut mengenai tahap perkembangan anak serta kelekatan ibu dan anak yang terbentuk.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tumbuh kembang anak-anak Desa Kandeman tergolong baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda stunting. Hal ini juga didukung oleh higienisitas dan akses terhadap makanan yang sudah baik dalam lingkup desa.
Kelekatan ibu dan anak dapat dikatakan cukup beragam, tetapi hasil skrining menampilkan kategori hubungan yang baik. Anak masih dapat mengenali sosok orang tuanya dan tempat amannya ketika datang ke Posyandu.
Melalui keterlibatannya dalam kegiatan Posyandu, mahasiswa KKN berharap dapat mendorong kesadaran orang tua bahwa tumbuh kembang anak yang optimal merupakan hasil keseimbangan antara kesehatan fisik dan stimulasi psikologis sejak dini, seperti kehadiran orang tua sebagai tempat aman dan kontak dengan lingkungan sekitar. Pendampingan orang tua yang konsisten menjadi kunci penting yang tidak boleh diabaikan.
Rangkaian kegiatan Posyandu yang diikuti mahasiswa KKN turut menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program kesehatan masyarakat sekaligus penerapan ilmu psikologi di lapangan.
Ke depannya, perlu ada sinergisitas pendekatan kesehatan dan psikologis agar mendukung tumbuh kembang generasi yang lebih baik secara maksimal.
Penulis: Hayfa Adristi Larasati
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Dian Safitri, S.P., M.Si
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar