Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) dari Program Studi Ilmu Ekonomi melaksanakan program sosial kemasyarakatan berupa pendampingan pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Wonokerso, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung kemudahan transaksi dan mendorong pemanfaatan pembayaran digital bagi pelaku UMKM di desa.
Program pembuatan QRIS dilaksanakan dengan menyasar pelaku UMKM yang memiliki aktivitas perdagangan dan transaksi langsung dengan konsumen.
Melalui program ini, mahasiswa KKN memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam mengenal serta memanfaatkan QRIS sebagai salah satu alternatif metode pembayaran non-tunai.
Penerapan pembayaran digital diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM maupun konsumen dalam melakukan transaksi.
Konsumen tidak perlu selalu menyediakan uang tunai, sementara pelaku usaha dapat menyediakan pilihan pembayaran yang lebih praktis sesuai dengan perkembangan kebiasaan transaksi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN terlebih dahulu berkomunikasi dengan pelaku UMKM mengenai kebutuhan dan kesiapan usaha dalam menggunakan pembayaran digital.
Selanjutnya, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai QRIS serta mendampingi proses pembuatan QRIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan pendampingan berlangsung dengan melibatkan pelaku UMKM secara langsung. Mahasiswa tidak hanya memperkenalkan QRIS sebagai sarana pembayaran, tetapi juga membantu pelaku usaha memahami cara penggunaannya dalam kegiatan transaksi sehari-hari.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung perkembangan UMKM di Desa Wonokerso.
Pemanfaatan teknologi pembayaran digital diharapkan dapat membantu menciptakan transaksi yang lebih praktis sekaligus meningkatkan kesiapan pelaku usaha dalam mengikuti perkembangan digitalisasi ekonomi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap penggunaan QRIS dapat terus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM Desa Wonokerso dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Pendampingan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong semakin terbukanya akses pelaku UMKM desa terhadap ekosistem ekonomi digital.
Penulis/Reporter: Ummu Madrasatul Sakinah
Fotografer: Bima Rizki Pratama
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar