Jatengvox.com – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja edukatif bertajuk “Edukasi Hak Cipta serta Cara Bijak Bersosial Media” di SDN 01 Cibiyuk dan SDN 02 Cibiyuk, Desa Cibiyuk, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, (29/7/26).
Kegiatan berlangsung selama dua hari, dengan masing-masing sekolah mendapat giliran satu hari penuh, menyasar siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 sebagai upaya menanamkan kesadaran hukum dan etika digital sejak usia dini.
Program ini lahir dari keprihatinan atas rendahnya pemahaman anak-anak usia sekolah dasar terhadap konsep kepemilikan karya, seperti gambar, tulisan, dan lagu, serta minimnya kesadaran akan pentingnya meminta izin sebelum menggunakan karya orang lain.
Di sisi lain, derasnya arus penggunaan gawai dan media sosial oleh anak-anak turut menjadi perhatian, sehingga mahasiswa KKN memandang perlu memberikan bekal literasi digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab sejak dini.
Ketua Kelompok KKN-R TIM II Universitas Diponegoro, Suryo Nugroho, menjelaskan bahwa program ini sengaja dirancang agar mudah dicerna oleh anak-anak sekolah dasar.
“Kami ingin adik-adik SD paham bahwa setiap karya, sekecil apa pun itu, punya pemiliknya. Menjiplak gambar teman atau memakai lagu orang lain tanpa izin itu tidak boleh. Karena itu, materi hak cipta kami kemas melalui presentasi interaktif, dongeng, dan permainan supaya pesannya benar-benar sampai dan membekas,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan kegiatan di kedua sekolah diawali dengan pemaparan materi menggunakan slide presentasi power point yang membahas pengertian hak cipta, contoh-contoh karya yang dilindungi, hingga cara bijak, aman, dan sehat dalam bermedia sosial.
Agar suasana belajar tidak monoton, mahasiswa turut menyisipkan sesi dongeng sederhana bertema kejujuran akademik, mengajak siswa untuk terbiasa berlaku jujur dan tidak menjiplak karya teman sejak dini.
Sebagai penguat pemahaman, digelar pula lomba menggambar interaktif serta rangkaian games edukatif yang membuat para siswa antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Kepala SDN 01 Cibiyuk, Latifa, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi anak-anak masa kini.
“Kami sangat berterima kasih, materi seperti ini jarang diajarkan secara khusus di sekolah, padahal anak-anak sekarang sudah akrab dengan gawai dan media sosial sejak kecil. Semoga apa yang disampaikan adik-adik mahasiswa bisa terus diingat dan diterapkan murid-murid kami,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan di SDN 02 Cibiyuk berlangsung dengan antusiasme serupa. Siswa tampak aktif menjawab pertanyaan kuis interaktif dan bersemangat memperebutkan hadiah dalam lomba menggambar, sembari sesekali diselingi tawa saat sesi dongeng dibawakan oleh mahasiswa KKN.
Melalui pendekatan yang menyenangkan ini, pesan mengenai pentingnya menghargai karya sendiri maupun orang lain, serta bersikap bertanggung jawab di dunia digital, diharapkan dapat tertanam sebagai kebiasaan baik sejak bangku sekolah dasar.

Sebagai penutup rangkaian program kerja di kedua sekolah, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh siswa, guru, dan mahasiswa KKN, sebagai bentuk kenangan sekaligus dokumentasi atas terlaksananya program edukasi tersebut.
Mahasiswa KKN berharap bekal literasi hak cipta dan etika bermedia sosial yang diberikan dapat menjadi pondasi karakter yang kuat bagi generasi muda Desa Cibiyuk, agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, jujur, dan bijak dalam berkarya maupun berselancar di dunia maya.
Penulis/Reporter: Reza Novian Choironnisa
NIM: 11000123140622
Kontak Media / Humas Kelompok: @cibiyukkukuruyuk
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar