Wujudkan Desa Bersih, Mahasiswa KKN Undip Gelar Sosialisasi kepada Perangkat Desa Karanganom untuk Mendukung Pembentukan Kebiasaan Kelola Sampah yang Lebih Baik

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 20:00 8 jatengvox

Jatengvox.com – Persoalan terkait menumpuknya sampah kerap kali bukan hanya soal minimnya fasilitas, melainkan juga soal belum terbentuknya kebiasaan pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Menyadari adanya hal tersebut, mahasiswi Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) Desa Karanganom, Najla Fakhira Dwiprisiella, menggelar program “Edukasi Pembentukan Kebiasaan terkait Pengelolaan Sampah Secara Berkelanjutan” bagi perangkat Desa Karanganom di Balai Desa Karanganom, pada Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB ini ditujukan untuk membekali perangkat desa selaku fasilitator dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tim IDBU 14 UNDIP Tingkatkan Pemahaman UMKM Desa Branjang melalui Pendampingan Standardisasi Kemasan Pangan Berbasis Kemas Ulang Informasi

Dalam pemaparannya, mahasiswi Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (Undip) Desa Karanganom, Najla Fakhira Dwiprisiella, menyampaikan urgensi pembentukan kebiasaan yang lebih baik dalam mengelola sampah, mengingat perangkat desa memegang peran strategis sebagai penggerak sekaligus contoh bagi masyarakat.

Selain memaparkan pentingnya perubahan kebiasaan tersebut, materi juga disampaikan secara bertahap mengenai langkah-langkah konkret yang dapat ditempuh untuk membentuk kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik, mulai dari perencanaan hingga implementasi di tingkat desa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T IDBU 36 UNDIP Kenalkan Inovasi Pemanfaatan Daun Cengkeh Sebagai Pestisida Nabati untuk Pengendalian Hama Tanaman kepada Petani di Desa Kluwih

Tidak hanya berhenti pada edukasi berbasis teori, mahasiswa/i KKN turut memaparkan sejumlah opsi kegiatan rutin desa yang dapat diadopsi untuk mendukung pembentukan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan.

Opsi-opsi ini dirancang agar dapat disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas desa sehingga pengelolaan sampah tidak menjadi program yang bersifat sementara, melainkan bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakat.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN menyerahkan modul cetak kepada perangkat desa sebagai acuan edukasi lanjutan yang lebih komprehensif.

Selain itu, disampaikan pula saran terkait frekuensi pelaksanaan kegiatan rutin yang lebih mudah untuk diikuti, serta opsi kegiatan rutin yang lebih sederhana agar dapat dilaksanakan secara konsisten oleh masyarakat desa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan Ecoprint Ramah Lingkungan di TK Yos Sudarso Gempolsongo

Melalui program ini, diharapkan Desa Karanganom dapat secara bertahap membentuk kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan sehingga tercipta lingkungan desa yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warganya

 

 

Penulis: Najla Fakhira Dwiprisiella

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA