Jatengvox.com – Dalam rangka mendukung tema besar “Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Desa Berbasis Kearifan Lokal Waduk Cengklik untuk Mendukung Literasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Sobokerto Boyolali”, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) IDBU-07 Universitas Diponegoro melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Salah satu program kerja tersebut adalah edukasi literasi informasi bertajuk “Saring Sebelum Sharing”, yang dilaksanakan sebagai Program Multidisiplin 2 oleh Muhammad Farrel Althaf bersama tiga anggota tim lain, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung literasi digital masyarakat Desa Sobokerto sejalan dengan pengembangan platform KALOKA (Kearifan Lokal Kearsipan).
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (01/08/2026), malam hari, bertempat di rumah Bapak Dakir selaku Ketua RT 04 Desa Sobokerto, dengan sasaran peserta ibu-ibu PKK setempat.
Pemilihan audiens ini didasari pertimbangan bahwa ibu-ibu PKK merupakan kelompok yang aktif berinteraksi di media sosial dan grup percakapan keluarga maupun RT, sehingga rentan terpapar maupun turut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.
Materi disampaikan secara interaktif, meliputi bahaya berita hoax dan dampaknya bagi masyarakat, ciri-ciri umum berita hoax, serta panduan “5 Pertanyaan Sebelum Percaya” sebagai alat bantu menyaring informasi.
Tim juga memperkenalkan konsep sederhana “STOP – CEK – BARU SHARE” agar mudah diingat dan diterapkan peserta dalam keseharian sebelum meneruskan informasi di media sosial maupun grup WhatsApp.
Sebagai penguat pemahaman, dilangsungkan pula sesi interaktif “Hoax atau Fakta?”, di mana peserta diajak menilai sejumlah contoh nyata seperti pesan penipuan berhadiah umroh dan arisan, hoaks pemadaman listrik, hoaks pemutihan sertifikat tanah gratis, hingga informasi valid seputar fenomena SIM swap dan tata cara pengusulan bansos secara resmi.
Untuk mengukur efektivitas edukasi, tim menyelenggarakan pre-test dan post-test berbasis kuis Fakta/Hoax yang diakses peserta melalui pemindaian kode QR, guna melihat sejauh mana pemahaman ibu-ibu PKK meningkat setelah mengikuti sesi ini.
Terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, Muhammad Farrel Althaf menyampaikan, “Bagian yang paling menantang justru bukan menyampaikan teori soal hoax, melainkan mengemasnya supaya mudah dicerna dan tidak terasa menggurui bagi ibu-ibu PKK.
Karena itu kami sengaja menyelipkan contoh-contoh kasus yang dekat dengan keseharian mereka dan diselingi humor, supaya materinya benar-benar nempel dan bisa langsung dipraktikkan.”
Pelaksanaan program ini berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti, baik dari sisi persiapan materi, jalannya penyampaian, maupun proses pre-test dan post-test yang diikuti peserta.
Secara keseluruhan, kegiatan ini disambut antusias oleh peserta dan mendapat apresiasi dari Bapak Dakir selaku Ketua RT 04 melalui pesan dan kesannya, “Dalam penyampaian materi tadi malam sangat menyenangkan, karena mas dan mbak KKN UNDIP tau siapa audiennya dan harus bagaimana cara menyampaikannya. Ada selingan humor dan tawanya juga. Sip lah. Selanjutnya kita bisa tau mana itu hoax atau fakta, jadi tidak lagi sembarangan posting atau upload informasi yang diterima, apalagi klik link yang tidak jelas sumbernya yang meminta data pribadi. Jadi dari penyuluhan tadi malam kita dapat tips, solusi, dan cara aduan, yang jelas saring sebelum sharing. Mantab KKN UNDIP.”
Hasil kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan literasi digital masyarakat Desa Sobokerto, khususnya dalam membentengi diri dari penyebaran hoax dan penipuan berkedok informasi resmi.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung program literasi masyarakat sekaligus sejalan dengan tema besar KKN, yaitu penguatan literasi dan pariwisata berkelanjutan di Desa Sobokerto berbasis kearifan lokal Waduk Cengklik.
Penulis: Muhammad Farrel Althaf, Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Universitas Diponegoro
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar