Dorong Minat Baca Anak, Mahasiswa KKN Tim IDBU-12 Undip Optimalkan Perpustakaan di Desa Tawangsari

waktu baca 4 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 20:05 7 jatengvox

Jatengvox.com – Upaya meningkatkan budaya literasi sejak usia dini terus menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan perguruan tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN Tim IDBU-12 Universitas Diponegoro melaksanakan program bertajuk “Optimalisasi Ruang Literasi Anak Melalui Pembuatan Perpustakaan Edukatif di Desa Tawangsari” sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan ruang belajar yang nyaman, menarik, dan ramah anak untuk menunjang kegiatan literasi.

Program ini dilaksanakan sebagai respon terhadap kondisi ruang perpustakaan desa yang sebelumnya dinilai belum dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat aktivitas literasi anak.

Keberadaan perpustakaan memiliki potensi besar sebagai sarana belajar, namun penataan ruang yang kurang menarik serta minimnya fasilitas pendukung menyebabkan anak-anak kurang memiliki ketertarikan untuk berkunjung dan membaca secara rutin.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Tim IDBU-12 berupaya mengubah perpustakaan desa menjadi ruang yang lebih edukatif, interaktif, dan mampu menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak. 

Perpustakaan Desa Tawangsari yang berlokasi di Polindes Desa Tawangsari ditata sebagai ruang literasi yang nyaman, menyenangkan, dan menarik bagi anak-anak.

Dengan mengusung tagline “Sinau Bareng, Tumbuh Bareng”, perpustakaan ini menyediakan sebanyak 306 koleksi buku yang dapat diakses oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga masyarakat umum.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T Undip Dorong Literasi Digital Lewat Pemetaan Wisata Waduk Cengklik untuk Website KALOKA

Untuk mendukung proses belajar yang lebih menyenangkan, perpustakaan juga dilengkapi dengan beragam permainan tradisional, seperti congklak, gasing, bekel, yoyo, dan kelereng dengan harapan bahwa selain guna meningkatkan kegiatan belajar permainan ini juga bermanfaat untuk melestarikan iklim permainan tradisional untuk kalangan generasi muda.

Selain itu, tersedia berbagai media edukatif berupa Pohon Literasi, poster, infografis, serta mading bertema keuangan yang dirancang sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan literasi bagi masyarakat Desa Tawangsari.

Mahasiswa KKN Tim IDBU-12 Universitas Diponegoro mendampingi anak-anak memainkan permainan tradisional dalam rangka memperkenalkan konsep Perpustakaan Desa Tawangsari

Anak-anak tampak antusias memanfaatkan fasilitas baru dengan membaca buku, berdiskusi, hingga mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN.

Baca juga:  Negara yang melaksanakan "PJC Bridge" semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Kehadiran ruang yang lebih menarik terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan meningkatkan ketertarikan anak terhadap kegiatan membaca. 

Program ini juga diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi.

Sehingga perpustakaan desa tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat penyimpanan buku, melainkan menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran, pengembangan kreativitas, serta kegiatan edukasi masyarakat. 

Ketua Tim KKN IDBU-12 Universitas Diponegoro menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari hasil fisik berupa perpustakaan yang lebih tertata, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi sejak dini.

Menurutnya, ruang yang nyaman akan mendorong anak-anak untuk lebih sering membaca, belajar, dan mengembangkan kreativitas mereka.

“Kami berharap perpustakaan ini dapat menjadi ruang belajar yang hidup, tidak hanya selama pelaksanaan KKN, tetapi juga dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pusat kegiatan literasi anak. Dengan lingkungan yang nyaman dan menarik, kami optimistis minat baca anak-anak Desa Tawangsari akan terus meningkat,” ujarnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Undip Klasifikasikan Buku Hibah dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Boyolali untuk KALOKA

Program ini sejalan dengan tujuan “Sustainable Development Goals (SDGs)”, terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui upaya penyediaan akses yang lebih luas terhadap sumber belajar serta fasilitas literasi yang inklusif, nyaman, dan berkelanjutan.

Pengembangan Perpustakaan Desa Tawangsari juga menjadi wujud sinergi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa, BUMDES, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam membangun serta memperkuat ekosistem literasi di tingkat desa guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat secara berkelanjutan. 

Peresmian Perpustakaan Desa Tawangsari oleh Sekretaris Desa Tawangsari

Sekretaris Desa Tawangsari turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN IDBU-12 Universitas Diponegoro yang telah memberikan inovasi nyata melalui pengembangan perpustakaan desa.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat serta menyediakan fasilitas publik yang lebih bermanfaat bagi generasi muda. 

Kedepanmya, diharapkan perpustakaan edukatif ini dapat terus dikembangkan melalui penambahan koleksi buku, penyelenggaraan kegiatan membaca bersama, kelas kreativitas, hingga berbagai program literasi lainnya.

Dengan demikian, perpustakaan Desa Tawangsari dapat menjadi pusat pembelajaran yang aktif sekaligus menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan masyarakat yang gemar membaca, kreatif, dan berdaya saing.

 

Penulis: Devanza Rayhan Attala Hanif

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA