Mahasiswa KKN Gali Potensi Pangan Lokal Waduk Cengklik untuk Modul Repositori Wisata

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Jul 2026 22:40 13 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan pendataan kearifan pangan lokal di kawasan Waduk Cengklik, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali pada Senin, 20 Juli 2026, guna mendukung penyusunan repositori pengetahuan lokal berbasis potensi desa.

Kegiatan ini bertujuan untuk menginventarisasi berbagai bentuk pengetahuan masyarakat mengenai potensi pangan lokal yang selama ini berkembang di sekitar Waduk Cengklik agar terdokumentasi secara sistematis.

Hasil pendataan tersebut diproyeksikan untuk dimanfaatkan sebagai bahan penyusunan Modul Repositori serta media informasi wisata desa.

Pendataan diawali dengan wawancara bersama pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Mangu Sejahtera mengenai proses pengembangan stik kangkung sebagai produk olahan unggulan desa.

Berdasarkan hasil wawancara, inovasi tersebut lahir dari kondisi harga jual kangkung segar yang sering mengalami penurunan sehingga nilai ekonomi hasil panen menjadi rendah.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 18 UIN Walisongo dan TK Muslimat NU 06 Tlogourang Desa Blimbing Sukseskan Peringatan Hari Santri 2025

Melalui kreativitas kelompok, kangkung kemudian diolah menjadi makanan ringan berbentuk stik dengan memanfaatkan sari kangkung sebagai bahan utama tanpa menggunakan bahan pengawet.

Produk tersebut tidak hanya memberikan nilai tambah terhadap komoditas pertanian lokal, tetapi juga menjadi alternatif peningkatan pendapatan masyarakat.

Selain memproduksi stik kangkung, kelompok juga mengembangkan berbagai produk olahan lain, seperti keripik singkong, snack box, dan nasi box sebagai bentuk diversifikasi usaha berbasis potensi pertanian Desa Sobokerto.

Pendataan selanjutnya dilakukan di KWT Ngudi Makmur yang mengembangkan inovasi berupa stik tulang ikan.

Produk ini memanfaatkan limbah tulang ikan patin dan nila yang sebelumnya belum memiliki nilai ekonomi.

Melalui proses pengolahan menggunakan teknik presto, penghancuran, penyaringan, pencampuran dengan tepung, serta berbagai rempah, tulang ikan berhasil diolah menjadi makanan ringan yang memiliki tekstur renyah dan kandungan gizi yang tinggi.

Baca juga:  Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin Aromaterapi, KKN UIN Walisongo Bikin Ibu-Ibu PKK Terinspirasi

Pengembangan produk tersebut bermula dari masukan Dinas Perikanan yang melihat potensi limbah perikanan di Desa Sobokerto untuk diolah menjadi produk bernilai tambah.

Setelah melalui berbagai tahapan uji coba formulasi, kelompok berhasil menghasilkan produk yang mulai dipasarkan kepada masyarakat sebagai salah satu UMKM berbasis potensi lokal.

Kegiatan berlangsung secara interaktif karena narasumber memberikan penjelasan berdasarkan pengalaman mereka dalam mengelola sumber daya lokal.

Diskusi yang terjalin tidak hanya membahas kondisi saat ini, tetapi juga perkembangan kawasan Waduk Cengklik dari masa ke masa beserta perubahan pola mata pencaharian masyarakat.

Hasil pendataan diharapkan mampu menjadi sumber informasi yang komprehensif dalam penyusunan Modul Repositori KALOKA sekaligus mendukung pengembangan informasi wisata berbasis potensi dan kearifan lokal Desa Sobokerto.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Edukasi Ibu Hamil dalam Program Pencegahan Stunting di Desa Kutuk

“Bu Enno: Kami berharap pengetahuan mengenai potensi pangan lokal ini dapat terdokumentasi dengan baik sehingga dapat dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi bagian dari pengembangan wisata Desa Sobokerto,” ujarnya.

Kegiatan pendataan ini menjadi langkah awal dalam menginventarisasi berbagai bentuk kearifan pangan lokal yang dimiliki Desa Sobokerto.

Keberadaan stik kangkung dan stik tulang ikan menunjukkan bahwa potensi sumber daya lokal dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi melalui inovasi masyarakat.

Hasil pendataan tersebut diharapkan mampu mendukung penyusunan Modul Repositori KALOKA sekaligus memperkuat promosi potensi wisata berbasis pangan lokal di kawasan Waduk Cengklik.

Penulis: KKN-T IDBU 07 Desa Sobokerto Boyolali

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA