Setelah 14 Tahun Menunggu, Timor-Leste Resmi Bergabung dengan ASEAN

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Okt 2025 12:17 34 jatengvox

Jatengvox.com – Setelah penantian panjang, Timor-Leste akhirnya resmi akan menjadi anggota penuh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Oktober 2025.

Keputusan bersejarah ini mengakhiri proses panjang selama 14 tahun sejak Dili mengajukan permohonan pertama kali pada 2011.

Pengumuman itu dikonfirmasi pekan lalu dalam kunjungan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim ke Dili.

Malaysia, yang tahun ini menjabat sebagai Ketua ASEAN, menegaskan kehadiran Timor-Leste akan membawa manfaat besar bagi kawasan.

Bahkan, Anwar berjanji akan ada perayaan khusus saat peresmian berlangsung.

Timor-Leste, negara muda yang meraih kemerdekaan pada 2002 setelah puluhan tahun berjuang, memandang keanggotaan ASEAN sebagai tonggak penting.

Baca juga:  Tekan Limbah Rumah Tangga, Mahasiswa KKN Undip 2026 Latih Warga Mijen Buat Briket demi SDGs 8, 12, & 15

Meski prosesnya baru secara resmi dimulai pada 2022, persetujuan penuh dari semua negara anggota baru tercapai tahun ini.

Menurut peneliti asal Singapura, Sharon Seah, langkah ini tidak hanya simbolis, tetapi juga strategis.

ASEAN bisa membuka ruang lebih luas bagi pembangunan ekonomi Timor-Leste sekaligus memperkuat stabilitas politik di kawasan.

Dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa, Timor-Leste memang memiliki perekonomian terkecil di Asia Tenggara.

Negeri ini masih sangat bergantung pada pendapatan dari sektor minyak. Namun, potensi besar terletak pada dominasi generasi mudanya yang bisa menjadi motor pembangunan di masa depan.

Baca juga:  Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Sebagian masyarakat menyambut keanggotaan ASEAN dengan optimisme, berharap bisa membuka lapangan kerja baru, akses perdagangan, dan peluang pendidikan.

Namun, ada juga suara skeptis yang menilai manfaat keanggotaan belum tentu langsung dirasakan oleh rakyat kecil.

Dalam pertemuan bilateral antara Perdana Menteri Xanana Gusmao dan Anwar Ibrahim, kedua negara sepakat memperkuat hubungan strategis di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.

Langkah ini menegaskan komitmen Timor-Leste untuk tidak hanya menjadi “penonton,” tetapi ikut aktif dalam agenda kawasan.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA