Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kunjungi UMKM Tahu Sam’un di Desa Leyangan

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Misi Khusus (KKN MMK) Posko 12 UIN Walisongo Semarang melakukan kunjungan ke salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produksi tahu milik Sam’un, atau yang akrab disapa Mas Sam’un oleh warga sekitar, di Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (19/07).

Usaha tahu milik Sam’un bukanlah usaha baru. Telah berdiri sejak tahun 1997, usaha ini merupakan warisan keluarga yang ia teruskan dari orang tuanya.

Kini, dengan pengalaman lebih dari dua dekade, usaha tahu ini mempekerjakan 9 orang karyawan dan menjadi salah satu pilar ekonomi keluarga serta masyarakat sekitar.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Kelompok 35 Paparkan Program Kerja di Desa Delik sebagai Awal Pengabdian

Berbagai jenis tahu diproduksi di tempat ini, mulai dari tahu putih, tahu pong, hingga tahu khusus untuk campuran tahu bakso.

Proses produksi dilakukan secara manual di dapur produksi rumahan yang sederhana namun tetap mengutamakan kualitas.

“Keunggulan tahu di sini itu kualitasnya bagus, tahunya fresh bisa disimpan 3 sampai 4 hari tidak masalah. Tapi sekarang penjualannya menurun, tergantung minat konsumen. Kalau ramai kita bikin banyak, kalau sepi kita kurangi,” ujar Sam’un.

Hasil produksi tahu ini dijual langsung ke pasar-pasar tradisional dan sebagian diambil oleh konsumen tetap, khususnya pelaku usaha tahu bakso di sekitar wilayah Kabupaten Semarang.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hidupkan Kembali Rutinitas Senam Mingguan di Dusun Krajan

Kunjungan ini menjadi bagian dari program KKN dalam rangka mendukung UMKM lokal.

Para mahasiswa mendapatkan banyak wawasan tentang proses produksi, manajemen usaha, serta tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di sektor pangan.

Anggota Divisi PSDM, Via Elok Maulida, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memahami potensi, kendala, dan kebutuhan UMKM, serta memberikan pendampingan dan solusi untuk pengembangan usaha.

“Kami ingin mendengar langsung dari pelaku usaha, agar ke depannya kami bisa memberikan kontribusi nyata, misalnya dari sisi promosi/digital marketing, penggunaan QRIS, dan lain-lain,” ujar Via.

Baca juga:  KKN Posko 60 Latih Siswa SMP Muhammadiyah 5 Cepiring dengan Teknik Variatif untuk Jambore Ranting Kangkung

Dengan semangat belajar dan mengabdi, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap dapat terus mendorong kemajuan UMKM lokal seperti usaha tahu Sam’un, sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berbasis masyarakat desa.

Penulis: Divisi Media dan Informasi

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru