Pelatihan Zero Waste Fashion di Jateng, Kader PKK Sulap Kain Perca Jadi Busana Elegan

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Siapa sangka kain perca yang biasanya hanya dianggap limbah rumah tangga, bisa berubah menjadi busana elegan bernilai seni sekaligus ekonomi.

Inilah yang tampak dalam pelatihan Zero Waste Fashion yang digelar di Aula PKK Jawa Tengah, Jalan Sriwijaya Semarang, Selasa (26/8/2025).

Ratusan kader PKK dari 35 kabupaten/kota, baik yang hadir secara luring maupun daring, terlihat antusias mengikuti pelatihan bertajuk “Program Sandang: Fashion Berkelanjutan dengan Konsep Zero Waste”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka tidak sekadar menyimak teori, tetapi juga langsung praktik merangkai kain perca menjadi produk sandang yang siap dipakai.

Yang membuat acara ini semakin istimewa, para kader mendapat arahan langsung dari desainer asal Semarang, Elkana Gunawan, sosok yang dikenal piawai menyulap kain sisa menjadi koleksi fashion berkelas.

Baca juga:  Jateng Percepat Integrasi Data Sosial Ekonomi! 22,3 Juta Warga Sudah Masuk Sistem DTSEN

Elkana menjelaskan, “Kain perca yang sering kita anggap sampah, ternyata bisa jadi busana indah dengan nilai seni dan ekonomis tinggi.”

Dalam sesi awal, Elkana memperkenalkan konsep Zero Waste Fashion sebagai pendekatan fesyen yang berfokus pada efisiensi material sekaligus meminimalkan limbah.

Sejumlah busana hasil kreasinya dipamerkan di depan peserta, tampil elegan, unik, dan berkarakter.

Setelah itu, peserta diajak praktik langsung. Dimulai dari menyiapkan alat sederhana seperti gunting, kain dasar, hingga mesin jahit.

Potongan kain perca dengan beragam warna disusun membentuk pola, ditempel pada kain utama, disetrika agar merekat, lalu dijahit hingga menyerupai busana yang bisa dikenakan.

Baca juga:  DPRD Jateng Sahkan Rencana Kerja 2026 dan Terima Laporan Reses Anggota Dewan

Suasana pelatihan pun terasa hidup karena kader benar-benar dilibatkan dalam proses kreatif tersebut.

Hartati Wahyu, anggota Pokja 3 TP PKK Kota Surakarta, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini.

“Kita tadi diajari bagaimana kain perca bisa dirangkai, bisa diolah menjadi baju, jadi selimut, dompet, atau tas. Jadi benar-benar memanfaatkan limbah sampah yang penanganannya belum terlaksana selama ini,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Gilang Ramadan, kader PKK Kabupaten Brebes.

Menurutnya, pelatihan kali ini membuka mata bahwa usaha kreatif bisa dimulai dari hal-hal sederhana.

“Harapannya kami di kabupaten maupun kecamatan, setelah adanya pelatihan ini, bisa mengurangi sampah dari kain, dan output-nya sampah dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi pengrajin,” katanya.

Baca juga:  PKK Jawa Tengah Gelar Pelatihan di Purworejo, Fokus Tingkatkan Kapasitas Kader Desa

Ketua Bidang III Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Jateng, Silvia Hanung, menegaskan bahwa program sandang merupakan agenda nasional PKK yang menekankan pengolahan limbah kain dengan konsep zero waste.

Menurutnya, tren fesyen yang ramah lingkungan ini bisa menjadi pintu masuk kader PKK untuk terjun ke dunia industri kreatif.

“Sehingga nanti goalnya adalah menjadi budaya, kita memperhatikan lingkungan, mengolah limbah kain sehingga lingkungan bisa lebih terpelihara lebih baik lagi,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, semangat ramah lingkungan sekaligus jiwa kewirausahaan kader PKK di Jawa Tengah semakin ditumbuhkan.

Zero Waste Fashion pun bukan sekadar tren, tetapi juga jalan menuju gaya hidup berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD
Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:32 WIB

Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Berita Terbaru