Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah memastikan kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) akan berlaku efektif mulai Januari 2027.

Langkah ini diambil untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus melindungi infrastruktur jalan dan jembatan dari kerusakan akibat kendaraan bermuatan berlebih.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berada di Markas Polda Sumatra Selatan, Rabu (11/2/2026).

Pernyataan ini juga merespons insiden robohnya Jembatan Muara Lawai di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, yang diduga akibat kendaraan dengan muatan berlebih.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 21 Kenalkan Seni Ecoprint Berbasis Lingkungan kepada Siswa MI Ma’arif Desa Gogik

“Zero ODOL insya Allah mulai berlaku efektif Januari 2027. Terlalu banyak kecelakaan terjadi akibat ODOL dan korbannya tidak sedikit. Satu nyawa terlalu banyak,” tegas AHY.

AHY menilai persoalan kendaraan ODOL bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan isu serius yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.

Kendaraan dengan dimensi atau muatan melebihi ketentuan tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga mempercepat kerusakan jalan dan jembatan.

Dalam banyak kasus, kendaraan overload membuat umur infrastruktur jauh lebih pendek dari yang direncanakan.

Akibatnya, anggaran negara untuk perbaikan dan preservasi jalan terus membengkak setiap tahun.

Baca juga:  KKN POSKO 18 UIN Walisongo Semarang Gerakkan Revolusi Hijau di Desa Blimbing Lewat Penanaman TOGA

Beban ini pada akhirnya juga dirasakan masyarakat, baik melalui kemacetan akibat perbaikan jalan maupun penggunaan anggaran publik yang semestinya bisa dialokasikan untuk sektor lain.

Insiden Jembatan Muara Lawai menjadi pengingat bahwa persoalan ODOL tidak bisa lagi dianggap sepele.

Kerusakan infrastruktur vital bukan hanya menghambat distribusi logistik, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Meski tegas, AHY menekankan bahwa implementasi Zero ODOL tidak akan dilakukan secara mendadak atau semata-mata represif.

Pemerintah akan mengedepankan tahapan sosialisasi dan pembinaan sebelum penegakan hukum diberlakukan penuh.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 27 Sosialisasikan PHBS di SDN 1 Gonoharjo dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional

Penindakan nantinya tidak hanya menyasar pengemudi di lapangan. Pemerintah akan menelusuri seluruh rantai tanggung jawab, mulai dari pemilik usaha, pemilik kendaraan, hingga pihak karoseri yang melakukan modifikasi over dimensi.

“Penegakan hukum harus adil. Jangan hanya pengemudi yang disalahkan, tetapi seluruh rantai tanggung jawab harus diperiksa,” ujar AHY.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jawa Tengah Targetkan Pangkas Backlog 274 Ribu Unit Rumah, Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan
Gus Yasin Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan 90 Ton Kratom di Tanjung Emas, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Ekspor
Tingkatkan Kewaspadaan Warga, Tim Mahasiswa KKN UPGRIS Susun Peta Jalur Evakuasi Bencana Banjir di RW 09 Kelurahan Palebon
Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Literasi Al-Qur’an Melalui Pendampingan BTQ di RW 09 Kelurahan Palebon
Mewujudkan Lingkungan Sehat melalui Penanaman TOGA dan Distribusi Bibit oleh KKN 12 UPGRIS di Kelurahan Beji
Harga Cabai Rawit Tembus Rp85 Ribu, Pemprov Jateng Gelar Operasi Pasar di 15 Daerah
Zakat Nasional Tembus Rp40,5 Triliun, Menag Dorong Pengawasan Makro agar Distribusi Lebih Adil
Pesantren Kilat di Masjid Al-Ikhlas Desa Leyangan, Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Karakter Religius Generasi Muda

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:17 WIB

Jawa Tengah Targetkan Pangkas Backlog 274 Ribu Unit Rumah, Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:03 WIB

Gus Yasin Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan 90 Ton Kratom di Tanjung Emas, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Ekspor

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:21 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Warga, Tim Mahasiswa KKN UPGRIS Susun Peta Jalur Evakuasi Bencana Banjir di RW 09 Kelurahan Palebon

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:20 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Literasi Al-Qur’an Melalui Pendampingan BTQ di RW 09 Kelurahan Palebon

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:55 WIB

Mewujudkan Lingkungan Sehat melalui Penanaman TOGA dan Distribusi Bibit oleh KKN 12 UPGRIS di Kelurahan Beji

Berita Terbaru