Mahasiswa PPP (Prakti Pengalaman Profesi) UIN Walisongo Semarang, sosialisasi bebas Bullyng di lingkungan Sekolah Jatengvox.com – Mahasiswa Praktik Pengalaman Profesi (PPP) UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying bagi siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) Darul Muqorrobin pada Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini digagas sebagai bagian dari program kerja PPP dengan tujuan menumbuhkan kesadaran siswa akan bahaya perundungan (bullying) serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying.
Sosialisasi berlangsung di Masjid Pondok Pesantren Darul Muqorrobin dan diikuti oleh 64 siswa-siswi dari kelas 10 hingga kelas 12. Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa PPP UIN Walisongo Semarang memaparkan materi seputar pengertian bullying, jenis-jenis perundungan (fisik, verbal, dan sosial), serta dampak psikologis bagi korban. Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah yang dapat dilakukan siswa apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying di lingkungan sekolah.
Siswa juga diajak memahami dampak bullying terhadap korban, seperti menurunkan kepercayaan diri, sulit berkonsentrasi belajar, merasa cemas, bahkan enggan datang ke sekolah.
Materi disampaikan secara interaktif melalui ceramah, refleksi, dan sesi tanya jawab agar siswa lebih mudah memahami dan terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa-siswi MA Darul Muqorrobin yang antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar, saling menghargai satu sama lain, serta berani melapor apabila menemukan indikasi tindakan bullying di sekolah.
Noval, selaku Ketua Pelaksana kegiatan, menyampaikan bahwa sosialisasi ini digagas atas dasar keprihatinan terhadap maraknya kasus perundungan di lingkungan pendidikan, yang tidak jarang menimbulkan dampak psikologis serius bagi korban.
“Kami ingin adik-adik di sini paham kalau bullying itu bukan hal sepele. Dampaknya bisa besar sekali buat kondisi mental dan masa depan korbannya. Lewat kegiatan ini, kami berharap teman-teman jadi lebih peka untuk mengenali tanda-tanda bullying, berani speak up atau lapor kalau ada apa-apa, dan yang paling penting, jangan sampai jadi pelaku atau malah diam saja pas lihat temannya di-bully,” ujarnya.
Pihak MA Darul Muqorrobin menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat berkelanjutan. Dewi Arum Budianti, S.Pd., M.Pd., Gr., selaku Kepala Sekolah MA Darul Muqorrobin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa PPP UIN Walisongo Semarang yang dinilai relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sosialisasi seperti ini penting untuk digalakkan, mengingat isu bullying masih menjadi tantangan di sekolah. Semoga setelah kegiatan ini siswa-siswi kami semakin peka dan peduli terhadap sesama,” tutur Kepala Sekolah MA Darul Muqorrobin.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa PPP UIN Walisongo Semarang berharap dapat menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, dan kepedulian sosial sejak dini, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga madrasah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya generasi muda yang berkarakter dan bebas dari kekerasan.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar